Warga Binjai Keluhkan Bau Busuk dan Tumpukan Sampah

  • Bagikan

Binjai, BatakToday –

Warga yang melintasi jembatan penghubung antara Kelurahan Kebunlada dan Kelurahan Payaroba Kota Binjai mengeluhkan bau busuk sampah yang menumpuk di sekitar jembatan. Bau busuk tersebut bahkan sampai ke permukiman warga yang berjarak kurang lebih 200 meter dari lokasi jembatan.

Roidah, warga Payaroba yang dihampiri BatakToday saat mengendarai sepeda motor yang berhenti di lokasi, menyampaikan keluhannya atas kondisi jembatan yang dipenuhi sampah.

“Itu Mas, tumpukan sampah yang berserak itu sudah berhari-hari di situ, bahkan terus bertambah. Setiap hari saya lewati jembatan ini untuk belanja ke pasar pagi dan setiap harinya bau busuk ini semakin menyengat,” keluhnya, Rabu (6/1).

Diperoleh informasi, mobil pengangkut sampah milik Pemko Binjai jarang melewati daerah tersebut yang mengakibatkan sampah semakin bertumpuk dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Karmin (36) warga setempat membenarkan, mobil pengangkut sampah jarang ke daerah mereka.

“Kalau orang kampung sini sampahnya selalu dibakar sendiri setiap sorenya. Itu bukan sampah kami, mungkin dari luar. Karena jarang masuk mobil sampah, makanya sampai bertumpuk gitu,” jelasnya.

Saat hal ini dikonfirmasi, Pj Wali Kota Binjai Riadil malah berdalih tidak mengetahui soal keluhan warga dimaksud.

“Saya belum tau tentang hal ini. Nanti akan saya perintahkan dinas terkait untuk menceknya. Kalau benar akan kita perintahkan angkut sampah-sampah tersebut,” ujarnya.

Riadil membantah lokasi sekitar jembatan akan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah yang baru.

“Tidaklah, TPS kita masih bisa menampung banyak sampah, itu tidak benar,” tegasnya.

Pantauan BatakToday di lokasi, tumpukan sampah tersebut terdiri dari sampah rumah tangga, plastik, sampah pecah belah, dan sisa-sisa makanan. Diduga, warga membuang sampah di lokasi tersebut karena tidak ada fasilitas tempat pembuangan sampah di kawasan tersebut. (lud)

Foto: Sampah berserak di sekitar jembatan penghubung Kelurahan Kebunlada dan Kelurahan Payaroba, Rabu (6/1). (bataktoday/lud)

  • Bagikan