Polisi Amankan 1 Kg Sabu dari Tukang Tahu Gadungan

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

‪Muliadi alias A Kun (46) warga asal Pasar Tumpuk Tengah, Banda Sakti, Aceh Utara menyaru menjadi tukang tahu agar bisa mengedarkan narkoba.

‪Bandar narkoba skala besar Sumatera Utara ini menjadi penjual tahu untuk memuluskan bisnis haramnya. Tak semulus perkiraannya, ia ditangkap petugas Direktorat Narkoba Polda Sumut di Jalan Binjai Kilometer 12,2/ Jalan Orde Baru, Desa Mulyo Rejo, Sunggal, Deliserdang.

Tersangka diamankan petugas beserta barang bukti satu kilogram sabu-sabu, satu unit mobil Toyota Avanza BK 34 LA, dan satu unit telepon seluler.

‪Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan adanya sindikat jaringan narkoba dari Malaysia akan melakukan pengiriman sabu-sabu dalam jumlah besar di Provinsi Sumut.

Sabu-sabu itu akan dikirim melalui jalur laut yang ditujukan kepada tersangka Mulyadi alias A Kun yang beralamat di Jalan Orde Baru.

‪Petugas yang mendapat informasi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku berikut barang buktinya.

‪”Pelaku merupakan salah satu bandar narkoba besar di Sumut,” jelas Helfi, Minggu (10/1).

‪Dari keterangan pelaku,  barang haram itu dikirimkan oleh adik kandungnya yang bernama Iis. Namun, hingga kini Iis belum diketahui keberadaannya (buron).

‪“Pengakuan tersangka, sebagian besar sabu yang diterimanya dari Malaysia telah dijual ke pengedarnya di Medan, Aceh, dan Riau. Sedangkan barang bukti 1 kg sabu-sabu adalah sisa yang dikirim adiknya. Tapi, sampai saat ini belum diketahui dimana keberadaannya,” aku Helfi.

‪Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman dan pengembangan kasus peredaran gelap narkoba ini. Selain itu, turut memburu adik dari tersangka.

“Kasusnya masih terus dikembangkan untuk mengejar jaringan-jaringan lainnya,” tandasnya.

Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap

Terpisah, petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan mengamankan empat sindikat jaringan narkoba internasional asal Aceh.

Keempatnya berinisial I alias P (34) warga Ulee Matang Aceh Utara, S alias W (22) warga Lhokseumawe Aceh Utara, dan U (34) warga Lhoksukon Aceh Utara. Ketiganya berperan sebagai kurir dan pengendali.

Selanjutnya, A (33) warga Komplek Griya Mencirim Binjai, berperan sebagai bandar dan penyuplai melalui gudang penyimpanan sabu-sabu.

Keempat pelaku diamankan  di Jalan Gatot Subroto, dan Kompleks Griya Mencirim Binjai.

‪Informasi dihimpun, Minggu (10/1) dinihari, awalnya petugas mengamankan P beserta barang bukti 1 Kg sabu-sabu di Jalan Gatot Subroto. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan menangkap S.

‪Tak sampai disitu, petugas kembali mengamankan A dan W berikut 2 kg sabu- sabu.

‪Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Wahyudi mengatakan, dari pengakuan tersangka, barang itu akan dibawa ke Jakarta melalui bandara KNIA. Di Jakarta penerimanya adalah SW. Sabu – sabu ini berasal dari Malaysia.

“Lebih jelasnya hari Senin (11/1) akan kita paparkan,” katanya. (AFR)

Foto: Ilustrasi.

  • Bagikan