Barbara: Setiap Tahun akan Ada Pesta Rakyat di Harianboho

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Istri almarhum sastrawan Sitor Situmorang, Barbara boru Purba didampingi anak bungsungya Bumbunan Situmorang sowan ke kediaman pegiat Geopark Toba RE Nainggolan, Senin (11/1).

Perempuan keturunan Belanda itu menjelaskan, keluarganya sangat mencintai tanah kelahiran suaminya itu. Ia mengharapkan, Danau Toba tetap menjadi pusat perhatian semua kalangan, khususnya untuk pelestarian dan pengembangan budaya.

Untuk itulah, selain berziarah setelah setahun meninggalnya sang budayawan angkatan ’45 itu, juga ada banyak agenda yang dirancang Barbara.

“Kami mengadakan pesta rakyat di Harianboho untuk mengenang almarhum suami saya,” jelasnya didampingi dr Binsar Naibaho dan Rita Helena boru Hutapea.

Ia mengatakan, pesta rakyat yang digelar beberapa hari di Harianboho itu menyuguhkan hiburan musik, seni rupa, pementasan dan kesenian lainnya, dan cukup menarik perhatian warga sekitar.

“Warga sangat antusias, soalnya sejak tahun 70-an di sana tidak ada lagi Opera Batak,” ujarnya.

Untuk itulah, Barbara berjanji, ke depan di Harianboho akan digelar pesta rakyat setiap tahunnya. Selain mempertahankan tradisi, juga sebagai media edukasi bagi warga terutama generasi muda.

“Kita memang adakan dengan sangat sederhana, bagaimana supaya rakyat bisa menikmatinya,” katanya.

Barbara sangat mengapresiasi pementasan Opera Batak ‘Perempuan di Pinggir Danau’ yang dipentaskan Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) yang dipimpin Thompson Hs.

Cerita rakyat yang sudah dipentaskan beberapa kali di sejumlah kota di Belanda itu memiliki nilai tersendiri untuk menyampaikan pesan Danau Toba.

“Sangat baik, pesannya ada dan juga menghibur rakyat. Thompson memainkannya dengan lucu, sehingga penonton senang. Tapi tetap ada pesan yang disampaikan, sehingga tidak sekedar hiburan,” katanya di hadapan RE Nainggolan dan budayawan yang juga penulis buku Thomson Hutasoit dan Jadi Pane.

Sebagai informasi, kata Barbara, almarhum Sitor Situmorang mendapat penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai pelopor bahasa.

“Dan uang penghargaan itu kami pakai sebagian untuk pelaksanaan pesta rakyat di Harianboho,” ujarnya.

Ke depan, keluarga almarhum Sitor Situmorang juga berencana membangun  Rumah Budaya Sitor Situmorang. Barbara meminta agar Mantan Sekda Provinsi Sumut RE Nainggolan tetap memberikan perhatiannya untuk pembangunan Danau Toba.

Menanggapi hal itu, Direktur Pusat Studi Ekonomi Rakyat RE Nainggolan menyampaikan apresiasi atas keperdulian keluarga almarhum Sitor Situmorang terhadap Danau Toba. Menurutnya, apapun rencana-rencana Barbara akan memberikan dampak baik bagi pengembangan Danau Toba.

Pada kesempatan itu, Barbara memberikan buku ‘Rindu Toba’ karya Erland Sibuea sebagai kenang-kenangan untuk RE Nainggolan. (AFR)

Foto: Istri almarhum Sitor Situmorang, Barbara br Purba didampingi anaknya Bumbunan Situmorang saat menyerahkan buku ‘Rindu Toba’ karya Erland Sibuea kepada tokoh masyarakat Sumut RE Nainggolan didampingi budayawan Thompson Hutasoit, Senin (11/1). (bataktoday/afr)

  • Bagikan