Disebut Parutang Busuk di FB, Boru Purba Mengadu ke Polisi

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday

Tak terima dipermalukan di media sosial facebook, Lenny boru Purba, warga Jalan Linggarjati, Pematangsiantar mengadukan Dewi boru Siallagan, warga Parsoburan, Kabupaten Toba Samosir ke Polresta Pematang Siantar, Senin (11/1).

Pengaduan itu bermula, saat Dewi memposting di dinding facebooknya, bahwa Lenny merupakan ‘parutang busuk’. Mulanya, pada tahun 2013 silam, Lenny yang memiliki toko butik di Jalan Diponegoro Atas, Kota Pematang Siantar menerima titipan 70 helai gaun dan 30 blus untuk dijual.

Lenny boru Purba (baju merah) membuat laporan ke Polresta Pematang Siantar, Senin 11/01/2016 (bataktoday/ab)
Lenny boru Purba (baju merah) membuat laporan ke Polresta Pematang Siantar, Senin 11/01/2016 (bataktoday/ab)

Setahu bagaimana, hubungan bisnis kedua perempuan cantik ini pun retak. Berawal saat Dewi menuding Lenny tak mau menyetor uang hasil penjualan kain miliknya hingga bertahun-tahun. Namun itu dibantah Lenny.

“Kusetor uang penjualan kain milik dia. Cuma berangsur,  kalau laku barang kujual. Sekarang kain itu masih kusimpan karena sudah tak laku lagi. Tapi Dewi menghina aku, bilang tak mau bayar utang di facebook,” terang Lenny.

Puncaknya, Minggu (10/1) Lenny memutus pertemanan dengan Dewi di facebook.

“Habis kublok dia dari pertemanan, dibuat status di dinding facebook Dewi, menghina aku bilang tak mau bayar utang dan macam-macam perkataan dihina aku,” ungkap Lenny.

Kanit SPKT IIII, Ipda Parsaoran Nainggolan menjelaskan, laporan yang disampaikan Lenny masih bersifat pengaduan masyarakat atau dumas.

Kata dia, kalaupun ditangani akan diteruskan ke Polda Sumut, karena Polresta Pematang Siantar belum memiliki satuan yang menangani kasus penghinaan melalui media sosial. (AB).

Foto :      

Dinding Facebook milik Dewi yang dicopi oleh Lenny. (bataktoday/ab)

  • Bagikan