Pengusaha Restoran YY Berjanji Perlakukan Karyawan Sesuai UU Ketenagakerjaan

  • Bagikan

Pematang Siantar,BatakToday

Pengusaha Restoran YY, Yong Lani Damanik, akhirnya menyetujui semua permintaan SBSI yang diwakili oleh ketua DPC SBSI Kota Pematang Siantar Maurits Siahaan dan Sekretaris Fransiskus Silalahi dalam pertemuan mediasi atas pemberhentian hubungan kerja (PHK) 13 karyawan restoran chinese food itu beberapa waktu yang lalu.

Pertemuan mediasi digelar di Restoran Internasional Jalan DI Panjaitan Pematang Siantar, Senin (11/1), dihadiri Kapolsek Siantar Selatan, serta 3 orang karyawan yang mengundurkan diri.

Dari 13 karyawan yang sebelumnya telah di-PHK, 10 diantaranya diterima kembali, sedang sisanya 3 orang memilih mengundurkan diri.

Pengusaha Restoran YY Yong Lani Damanik menyerahkan pesangon kepada Ketua SBSI Maurits Siahaan mewakili 3 karyawan yang mengundurkan diri. (bataktoday/at)
Pengusaha Restoran YY Yong Lani Damanik menyerahkan pesangon kepada Ketua SBSI Maurits Siahaan mewakili 3 karyawan yang mengundurkan diri. (bataktoday/at)

Yong Lani Damanik sepakat untuk selanjutnya memperlakukan karyawan sesuai UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, antara lain melakukan penyesuaian upah sesuai UMK, menyesuaikan jam kerja, dan mendaftarkan karyawan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Terhadap 3 mantan karyawan yang mengundurkan diri, Yong Lani memberikan  pesangon, THR dan bonus sesuai aturan yang berlaku. Ketiganya juga berjanji  tidak akan melakukan tindakan yang sifatnya merugikan pengusaha di kemudian hari.

Hasil mediasi dituangkan dalam kesepakatan tertulis yang ditandatangani pengusaha dan perwakilan SBSI, dan dilanjutkan dengan penyerahan uang pesangon kepada ketiga karyawan yang mengundurkan diri.

“Walaupun mereka baru bekerja 6 bulan, kita berikan pesangon sebesar 1 bulan gaji ditambah THR dan bonus,“ ujar Yong Lani usai pertemuan.

Hal itu dibenarkan ketiga karyawan yang mengundurkan diri ini.

“Kita baru kerja 6 bulan bang, dan kita terima aja dengan apa yang diberikan ini. Karena ini udah kesepakatan kita bersama dan tidak aka menuntut lagi. “ kata Awi mewakili dua temannya.

Sementara itu, Maurits Siahaan menyambut baik kesediaan pengusaha Restoran YY untuk selanjutnya mempedomani UU Nomor 13/2003 dalam memperlakukan karyawan. Ia juga berpesan kepada kaum buruh di Pematang Siantar agar memahami isi UU Nomor 13 tentang Ketenagakerjaan, agar dapat memahami hak dan kewajibannya. (AT)

Foto: Peserta pertemuan mediasi pemberhentian hubungan kerja (PHK) 13 karyawan Restoran YY foto bersama di lokasi pertemuan, Restoran Internasional Jalan DI Panjaitan Pematang Siantar, Senin (11/1). (bataktoday/at)[youtube width=”100%” height=”300″ src=”7Xt5DOUlo2Y”][/youtube]

  • Bagikan