Dituntut 15 Tahun Penjara, Bandar Narkoba Baca Pleidoi sambil Menangis

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Usai dituntut 15 tahun oleh jaksa penuntut umum Secsio Jimec Nainggolan, Atan Makmur alias Ong didampingi penasehat hukumnya Basar Banjarnahor mengajukan nota pembelaan (pleidoi) pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Pematang Siantar, Selasa (12/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Sidang pengajuan nota pembelaan pribadi ini dipimpin oleh hakim ketua Pasti Tarigan beserta dua hakim anggota Fitra Dewi dan M Nuzuli.

Didampingi kuasa hukumnya, sambil menangis Ong membacakan nota pembelaan pribadi di depan para hakim dan jaksa penuntut umum.

Dalam isi ringkasan nota pembelaan pribadinya, Ong mengaku menyesali perbuatannya, dan mengatakan bahwa dia menjual narkoba karena dipengaruhi oleh faktor ekonomi yang sulit pada saat itu dan dia tidak mampu membiayai anak pertamanya yang ingin bersekolah.

Sebagai pertimbangan kepada majelis hakim dan jaksa penuntut umum, Ong mengatakan menyesali perbuatannya karena sudah melakukan pekerjaan yang tidak benar di mata hukum, sebelumnya tidak pernah dihukum, dan ia mempunyai tanggung jawab tiga anak yang masih kecil, serta  sudah membantu program pemerintah untuk membasmi narkoba bersama pihak BNN.

Setelah mendengarkan nota pembelaan pribadi Ong, majelis hakim menutup sidang dan persidangan selanjutnya dijadwalkan pekan depan dengan agenda tanggapan dari jaksa terhadap nota pembelaan pribadi Ong. (EM)

Foto: Atan Makmur alias Ong saat membaca nota pembelaan pribadi di Pengadilan Negeri Pematang Siantar, Selasa (12/1). (bataktoday/em)

  • Bagikan