Kepala Bappeda Siantar: Membangun Kota dari Pinggiran

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Pembangunan Kota Pematang Siantar mulai tahun 2016 akan difokuskan di pinggiran kota, terutama mengingat selama ini pembangunan dipusatkan di inti kota. Kebijakan itu mengakibatkan akses ke pinggiran kota tidak memadai. Akibatnya aktivitas ekonomi bahkan pendidikan menumpuk di inti kota, yang kerap menimbulkan kemacetan pada jam-jam tertentu.

Karena itulah, menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Reinward Simanjuntak, masing-masing kelurahan dan kecamatan yang memiliki kawasan-kawasan prioritas untuk dikembangkan, agar segera memasukkan usulannya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang akan dimulai pertengahan Januari ini pada tingkat kelurahan.

Reinward menegaskan hal tersebut pada Orientasi Musrenbang Kelurahan, Kecamatan dan Forum SKPD Tahun 2016 yang digelar di Ruang Data Balai Kota, Selasa (12/1).

Lebih jauh Reinward menjabarkan, kebijakan pembangunan kota dari pinggiran diprioritaskan pada program dan kegiatan pembukaan akses jalan/jembatan baru, penerangan jalan umum, drainase, air bersih, irigasi, serta penataan ruang. Pembangunan fasilitas kesehatan, pendidikan serta pusat perbelanjaan di kawasan pinggiran kota juga menjadi prioritas, agar penumpukan kepadatan di inti kota bisa dikurangi secara bertahap.

Menurut Reinward, Musrenbang pada 53 kelurahan dijadwalkan tuntas  pada bulan Januari, dan awal Pebruari dilanjutkan dengan Musrenbang Kecamatan, sedang Forum SKPD dijadwalkan pada bulan Maret.

Sementara Sekda Donver Panggabean dalam arahannya mengingatkan para lurah dan camat agar benar-benar menggelar musrenbang dengan melibatkan masyarakat selaku pemangku kepentingan.

“Selain itu saya minta program yang diusulkan juga mengacu pada skala prioritas dan memang bisa dikerjakan tahun depan. Jangan sampai usulan kita dinilai masyarakat itu-itu saja, padahal realisasinya sepanjang tahun tak kunjung ada,” ujar Donver.

Pada bagian lain Sekda menjelaskan, orientasi musrenbang digelar untuk memantapkan pemahaman proses perencanaan pembangunan partisipatif dengan menumbuhkembangkan partisipasi berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan pembangunan.

Di samping itu, orientasi juga untuk lebih memahami cara menyampaikan informasi kepada publik tentang prosedur penyampaian aspirasi masyarakat, sekaligus memaduserasikan perencanaan pembangunan dari bawah ke atas (bottom-up planning) dan dari atas ke bawah (top-down planning).

Stressing (penekanan) arah pembangunan direncanakan dengan melibatkan forum-forum kemasyarakatan dan mempedomani skala prioritas, sehingga tidak ada program yang tumpang tindih.  (rel)

Foto: Kepala Bappeda Reinward Simanjuntak dalam Orientasi Musrembang Kelurahan, Kecamatan dan Forum SKPD Tahun 2016 yang dibuka Sekda Donver Panggabean di Ruang Data Balai Kota, Selasa (12/1). (bataktoday/rel)

  • Bagikan