Meski Dilarang, Truk Logging Mitra TPL Tetap Lintasi Inti Kota Doloksanggul

  • Bagikan

Doloksanggul, BatakToday-

Untuk mengurangi tingkat kemacetan di ruas jalan dalam kota Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), pemerintah setempat melalui dinas terkait melarang truk dengan tonase berat melintas di ruas jalan perkotaan Doloksanggul. Sayangnya imbauan itu diabaikan pengendara truk logging mitra TPL dan terkesan membandel.

Pantauan BatakToday, di sepanjang jalur perkotaan Doloksanggul, Selasa, (12/1), mobil truk logging mitra TPL yang mengangkut hasil hutan dari sektor Tele tampak lalu-lalang dan tidak mempedulikan keluhan warga pengendara lainnya.

Gamael Simbolon (35), seorang warga menyebut, truk logging yang melintasi inti kota Doloksanggul sudah menjadi pemandangan yang biasa dan itu berlangsung setiap hari.

Menurut Gamael, selain menimbulkan kemacetan, truk logging yang melintas di jalur utama inti kota tersebut juga dapat merusak kondisi jalan perkotaan.

“Kalau tetap dibiarkan seperti ini, bukan hanya macet, beban truk yang lewat pasti merusak jalan perkotaan ini. Kita berharap pihak berwenang melalui instansi terkait tidak takut memberikan sanksi, karena kalau sudah rusak, pemerintah dan masyarakat yang rugi. Padahal kemarin selama liburan sudah dibuat pengalihan arus, ini kenapa bisa lewat lagi,” ujar Gemael.

Sebelumnya, Kabid LLAJ Dishupar Humbahas, Jaulim Simanullang, ketika dikonfirmasi menjelaskan, untuk menghindari kemacetan di pusat kota Doloksanggul, pihaknya telah mengalihkan jalur truk  logging ke Jalan Ringroad, Doloksanggul.

Pengalihan dimulai sejak pertengahan Desember 2015 lalu, dan telah dilakukan pemasangan pamplet jalan (petunjuk jalan-red) bagi pengguna truk logging.

“Sesuai hasil rapat Pemkab bersama kepolisian kemarin, kita sudah beritahukan pihak TPL melalui surat. Larangan itu wajib dilaksanakan untuk mencegah kemacetan. Pengalihan jalurnya mulai dari Jalan Ringroad Simpang Gontingbulu dan Simangarongsang,” terang Jaulim.

Menanggapi hal itu, Humas PT TPL, Juliandri Hutabarat, saat dihubungi wartawan via selulernya mengaku, pihaknya telah menerima edaran pengalihan jalur truk logging dari Pemkab Humbahas. Menindaklanjuti edaran itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada setiap pengemudi truk logging mitra TPL.

“Terkait pengalihan jalur truk mitra TPL, kita sudah disurati Pemkab. Selanjutnya, pemberitahuan pegalihan jalur truk itu sudah disosialisasikan kepada pengemudi truk. Jika pengemudi truk mitra TPL tetap membandel, TPL tidak bertanggung jawab,” elak Juliandri.

Ditanya sanksi yang mungkin diberikan manajemen TPL, Juliandri menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi.

“Jika pengendara truk mitra TPL yang membandel ditindak petugas, kita tidak akan melakukan upaya atau bantuan. Risiko ditanggung sendiri. Selanjutnya jika pengendara yang sama ditindak petugas lebih dari satu kali, maka pihak TPL akan melakukan evaluasi kepada yang bersangkutan,” tutup Juliandri. (FT)

Foto:  Truk logging mitra TPL bermuatan berat tengah melintasi jalan protokol Doloksanggul.(bataktoday/ft)

  • Bagikan