RE Nainggolan Apresiasi Rencana Pembangunan Kawasan Danau Toba

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Komitmen Presiden Joko Widodo membangun kawasan Danau Toba menjadi momentum yang sangat baik untuk kemajuan di berbagai bidang, yakni  kelestarian kebudayaan, kelestarian lingkungan, peningkatan infrastruktur maupun sektor andalan pariwisata. Bahkan untuk tahap pertama, pemerintah fokus  pada pembangunan infrastruktur jalan dan transportasi, baik darat, udara, maupun dermaga.

“Sejarah pemerintahan yang saya ketahui, baru ini ada lima menteri secara bersama di lapangan berbicara tentang ini. Selama ini masih sendiri-sendiri,” terang RE Nainggolan, sembari mengungkapkan rasa harunya ketika ditanggap memberikan sambutan atas kehadiran kelima menteri itu beberapa waktu yang lalu.

“Saya waktu itu sangat terharu dan ingin menangis, karena baru ini saya lihat dan saksikan,” kata mantan Sekda Sumut itu, saat menerima kunjungan istri almarhum sastrawan Sitor Situmorang, Barbara boru Purba didampingi anak bungsungya Bumbunan Situmorang di kediamannya, Senin (11/1).

Kepada Barbara, RE Nainggolan juga menyampaikan bahwa dirinya tetap konsisten mendorong Pemerintah Provinsi Sumut untuk mempersiapkan pengajuan kembali Geopark Kaldera Toba ke UNESCO melalui pemerintah pusat.

Menurut RE Nainggolan, kegagalan sebelumnya merupakan ketidaksiapan pemerintah di lapangan, termasuk belum adanya badan pengelola, sekretariat, dan kelengkapan data.

Tapi saat ini, menurut RE Nainggolan, pemerintah provinsi telah mengeluarkan regulasi, sehingga ada komitmen bersama.

Sementara itu, Barbara juga mengatakan telah mengetahui bahwa sejumlah status jalan provinsi di kawasan Danau Toba telah menjadi jalan nasional. Menurutnya ini adalah hal memalukan bagi pemerintah provinsi karena dinilai tidak sanggup mengelola daerahnya.

“Jalan provinsi sudah menjadi jalan nasional. Ini memalukan bagi provinsi,” ujarnya. (AFR)

Foto: RE Nainggolan saat berdiskusi dengan istri almarhum Sitor Situmorang, Barbara boru Purba, Senin (11/1). (bataktoday/afr)

  • Bagikan