Polres Humbahas Panggil Tiga Pemilik Kilang Padi Balige

  • Bagikan

Humbahas,BatakToday

Dalam pengembangan dugaan sindikat penipu timbangan beras non subsidi yang diamankan pada Rabu (13/1/2016) lalu, Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) memanggil tiga pemilik kilang padi yang akan dimintai keterangan pada hari ini, Jumat (15/1/2016).

”Sekaitan pengembangan, rencananya kita panggil ketiga pemilik karung beras yang asalnya dari Balige. Barulah, nantinya di depan mereka kita timbang dari 760 karung beras tersebut,” terang Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor, Kamis (14/1).

Jonser menegaskan, pihaknya akan mengusut kasus berkedok label kiloan pada beras non subsidi itu. Dan bila ditemukan dari 760 karung beras tersebut terjadi pengurangan kiloan timbangan, kasusnya akan naik ke tingkat penyidikan.

”Bila kasus ini benar ada tipuan timbangan berkedok label kiloan, maka dari tahap penyelidikannya akan masuk ke tahap penyidikan, akan kita tetapkan siapa tersangkanya,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Nias Selatan itu.

Diakuinya, ke-11 orang warga Kabupaten Toba Samosir yang dimintai keterangan sebelumnya, sudah dipulangkan.  Namun terhadap mereka masih akan dipanggil kembali untuk penambahaan keterangan selaku saksi.

Sebagaimna diberitakan sebelumnya, aparat Satuan Reskrim Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) menangkap para pelaku sindikat penipu timbangan beras di Doloksanggul, Rabu (13/1) siang (baca: https://bataktoday.com/polres-humbahas-ringkus-sindikat-penipu-timbangan-beras).

Penangkapan dilakukan setelah banyak keluhan dan laporan warga yang kerap membeli beras dari pasar yang beratnya tidak sesuai dengan yang tertera di karung beras.

Dalam penangkapan itu, aparat mengamankan tiga truk bermuatan beras dengan muatan 762 karung beras berbagai merek. (FT)

Foto: Seorang personil Satuan Reskrim tengah menunjukkan dua dari tiga truk pengangkut beras yang diamankan, Rabu (13/1/2016). (bataktoday/ft)

  • Bagikan