Wakapolres: Siantar Siaga Satu

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Paska teror bom Sarinah Jakarta, Kapolri Jendral Badrodin Haiti menetapkan status siaga satu di seluruh Tanah Air.

Menyikapi hal itu, Polresta Pematang Siantar  menerjunkan dua pertiga dari sekitar empat ratus personil yang ada  guna pengamanan di wilayah hukumnya, dengan dipersenjatai lengkap dan memakai rompi anti peluru.

Hal itu diungkapkan Wakapolres Kompol M Risya usai shalat Jumat kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Jumat (15/1) siang.

Risya menjelaskan, pihaknya juga berkoordinasi dengan satuan pengamanan lain untuk mencegah aksi teror ledakan bom seperti yang terjadi di Sarinah, Jakarta Pusat.

“Kita sudah koordinasi dengan Denpom Siantar, Brimob, dan Kodim 0207/Simalungun,” terangnya.

Menurut Risya, pihaknya menambah jumlah personil yang bekerja di lapangan, seperti pusat perbelanjaan, SPBU,Taman Hewan Siantar, perkantoran, rumah dinas pejabat daerah, serta pusat keramaian lainnya yang dianggap rawan.

“Seperti petugas yang ada di Pasar Horas biasanya tidak bersenjata, mereka sekarang sudah dipersenjatai lengkap dan jumlahnya yang biasanya satu orang maka ditambah,” bebernya

Perwira dengan satu bunga melati di pundaknya itu menuturkan, kondisi keamanan di seluruh Nusantara sudah siaga satu, termasuk Kota Pematang Siantar.

Untuk itu dia mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa waspada terhadap sekeliling, termasuk terhadap orang yang tak dikenal.

“Jika ada yang orang-orang atau benda yang mencurigakan, segera laporkan ke polisi,” ucapnya.

Untuk antisipasi selanjutnya, Risya menegaskan, pihaknya dengan satuan pengamanan lain akan melakukan operasi pada objek -objek vital.

“Kita akan jaga terus objek vital tetap aman,” terangnya. (AB)

Foto: Wakapolres Pematang Siantar, Kompol M Risya.

  • Bagikan