Pasca Bom Sarinah, Polres Humbahas Siapkan Sniper

  • Bagikan

Humbahas,Bataktoday-

Pasca terjadinya peristiwa bom Sarinah di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu, Polri menetapkan status siaga satu bagi setiap sudut wilayah hukum di Indonesia. Hal itu diakui pihak Kepolisian Resort (Polres) Humbahas. Intruksi tersebut telah mereka laksanakan sejak Jumat (15/1) lalu dengan status pengamanan super ketat.

Jajaran personil Polres Humbahas disiapsiagakan selama 24 jam dengan kewaspadaan penuh di setiap objek vital yang ada di 10 kecamatan Kabupaten Humbahas.

”Benar, kita sudah siaga satu. Ini kita berlakukan sejak Jumat (15/1) lalu,” kata Kapolres Humbahas AKPB Rustam Mansur kepada wartawan, Sabtu (16/1/2016).

Penetapan siaga satu ini, terang Rustam, dilakukan pasca teror bom Sarinah Jakarta, menyusul perintah Mabes Polri melalui telegram Kapolri ke seluruh jajarannya, agar tiap daerah memberlakukan siaga satu dengan status keamanan ketat.

”Ini kita berlakukan atas perintah Bapak Kapolri, agar tiap daerah diberlakukan siaga satu,” sambung mantan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Paminal Bid Propam Polda Jawa Barat itu.

Dijelaskannya, selain kesiapan personil, pihaknya juga menempatkan polisi khusus, seperti penembak jarak jauh (sniper). Itu dilakukan mengingat Kabupaten Humbahas cukup luas, yakni 2.335,33 km2 dan berada di ketinggian 330-2.075 meter diatas permukaan laut (DPL).

Rustam mengungkapkan, akses jalan ke perbatasan Aceh di Kecamatan Parlilitan menjadi perhatian khusus.

“Kecamatan ini juga kita awasi, karena kawasan pegunungan cenderung dijadikan akses para teroris, dan lebih dekat ke Aceh. Walau untuk saat ini belum ada ditemukan titik rawan, yaitu titik objek kumpulan manusia yang tidak dikenal” katanya.

Menurut Rustam, status keamanan di wilayah hukumnya masih terkendali aman. “Semuannya masih aman dan terkendali, sesuai informasi dari intel kita sendiri,” katanya.

Minggu depan, lanjutnya, direncanakan melakukan kunjungan door to door untuk menghimbau masyarakat agar tetap waspada, dan masyarakat diminta segera melapor ke polisi setempat bila menemukan orang-orang yang mencurigakan.

Sementara itu, Penjabat Bupati Humbahas, Bukit Tambunan mengatakan, pihaknya telah menetapkan siaga kewaspadaan. Informasi itu disampaikan secara luas melalui surat edaran keseluruh kecamatan maupun desa.

”Nunga hubahen edaran (sudah kubuat surat edaran) supaya semua camat dan kepala desa mengantisipasi dan memantau pendatang,” tandasnya.

Dalam waktu dekat, sambung Bukit, ia juga akan melakukan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yakni kepolisian, TNI, dan kejaksaan. FT)

Foto : Kapolres Humbahas, AKBP. Rustam Mansyur, didampingi Wakapolres, Kompol. M. Hutabarat  usai memipin apel. (bataktoday/ft)

  • Bagikan