Dikeroyok Empat Pemuda, Karyawan Indomaret Terkapar di Parit

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Salim Maulana (22) warga Huta Lima Kampung Jawa, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, terkapar setelah dikeroyok empat pemuda, Minggu (17/1/2016).

Setelah sempat tak sadar diri pasca kejadian, Salim didampingi orang tua kemudian membuat laporan pengaduan ke Polsek Siantar Timur, Kamis (21/1/2016).

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi membawa Salim ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk dilakukan visum.

Kepada BatakToday di sela pemeriksaan medis di ruangan unit gawat darurat (UGD), Salim yang mengaku karyawan Indomaret itu, mengungkapkan kejadian yang menimpanya pada Minggu malam saat hendak mengantar pulang pacarnya, Fitri Lestari ke Jalan Rakutta Sembiring.

Dalam perjalanan, persis di Jalan Pdt Justin Sihombing, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, sepeda motor Suzuki Fl yang dikendarai Salim disalip dua pria berboncengan mengendarai sepeda motor.

Merasa ditantang, darah muda Salim meledak. Aksi saling salip pun terjadi hingga tiga kali. Selanjutnya, tepat di Simpang Sambo Jalan Pdt Justin Sihombing, pelaku memotong dan memalangkan sepeda motor hingga Salim berhenti.

Di situ terjadi adu mulut yang berujung perkelahian. Saat itu, dua teman pelaku muncul dan mereka berempat mengeroyok Salim.

Perkelahian tak seimbang itu berujung Salim terhempas ke parit.

“Dicampakkan aku ke parit, setelah kepalaku dihajar pakai batu,” terang Salim.

Beruntung Salim sempat diselamatkan teman-temannya yang datang setelah dihubungi pacarnya.

Kapolsek Siantar Timur AKP Giring Damanik ketika dimintai keterangan mengatakan, sudah menangani pengaduan Salim.

“Udah kita terima laporannya. Pelaku dalam penyelidikan,” terang Giring Damanik. (AB)

Foto: Salim Maulana dengan kondisi kepala diperban di UGD RSUD dr Djasamen Saragih, Kamis (21/1/2016). (bataktoday/ab)

  • Bagikan