Jadwal Pilkada Tak Jelas, Panwascam Siantar Dirumahkan

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Dampak tertundanya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Pematang Siantar, panitia pengawas kecamatan (panwascam) dan panitia pengawas lapangan (PPL) dirumahkan atau dinonaktifkan sementara, tehitung sejak Januari 2016.

Padahal sebenarnya surat keputusan (SK) pengangkatan para pengawas tersebut tuntas akhir Februari mendatang. Namun mereka harus dirumahkan guna mengantisipasi kekosongan pengawas tingkat kecamatan dan kelurahan nantinya jika jadwal pilkada sudah ditetapkan.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Pematangsiantar, Josep Sihombing, saat ditemui di kantornya, Jalan Sanggar Atas Nomor 4, Rabu (20/1) sore.

“Sesuai SK yang kami keluarkan, panwascam dan PPL bekerja selama sembilan bulan. Hingga Desember lalu, mereka sudah bekerja tujuh bulan, jadi masih tersisa dua bulan lagi. Nah, untuk sementara sebelum jadwal pemungutan suara ditetapkan, maka mereka dirumahkan dulu. Nanti kalau jadwal sudah pasti, mereka akan diaktifkan kembali,” ujar Josep.

Dia menambahkan, pihaknya menerapkan kebijakan dimaksud atas petunjuk Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (Bawaslu Sumut).

Mengenai SK masa kerja Panwaslu, menurut Josep akan berakhir April mendatang, dan pihaknya masih menunggu petunjuk dari Bawaslu jika nantinya pelaksanaan pilkada dilangsungkan setelah SK Panwaslu berakhir.

“Saya juga masih kurang paham sampai kesana, bagaimana nantinya langkah yang diambil Bawaslu, kami  ikuti sajalah,” ungkapnya.

Menyangkut masalah pengawas tempat pemungutan suara (TPS), Josep juga mengaku, pihaknya belum memberikan honor. Ini juga menurutnya adalah petunjuk dari Bawaslu Provinsi Sumut.

“Anggarannya ada, dan itu kami pegang sekarang. Tapi sesuai petunjuk Bawaslu, honor tidak bisa kami bayarkan karena pada prinsipnya mereka (pengawas TPS) belum ada bekerja akibat tertundanya pilkada. Maka sama dengan panwascam dan PPL, pengawas TPS juga kami rumahkan sementara,” ujarnya.

Dilanjutkannya, pihaknya masih perlu melakukan konsultasi dengan Bawaslu Sumut terkait masalah anggaran yang diakuinya butuh penambahan.

“Kami sebenarnya butuh penambahan anggaran. Namun kami di Panwaslu ini masih bingung untuk melakukan perinciannya, karena SK kami juga berakhir tidak berapa lama lagi,” tutupnya. (EM).

Foto: Ketua Panwaslu Kota Pematang Siantar, Josep Sihombing. (bataktoday/em)

  • Bagikan