Ratusan Kios Pasar TPO Tanjungbalai Ludes Terbakar

  • Bagikan

Tanjungbalai, BatakToday –

Hanya berselang dua hari pasca tewasnya Aidil Eka Sahputra dalam insiden bentrokan antara kelompok penyelundup pakaian bekas (bal press) dengan patrol gabungan Bea Cukai-TNI AL, ratusan kios Pasar Tempat Parluasan Obral (TP0)  yang menjadi pusat transaksi pakaian bekas di  Jln DI Panjaitan Tanjungbalai terbakar pada Minggu (24/1/2016) pukul 4.00 WIB subuh.

Meski tidak ada korban jiwa, 3 unit rumah yang lokasinya berdekatan dengan TPO ikut terbakar. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Mery Marbun (40), salah seorang pedagang pasar TPO kepada BatakToday mengatakan, mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat insiden kebakaran itu.

“Sewaktu terjadi kebakaran, aku masih di rumah . Tidak ada yang tersisa, kios beserta barang daganganku semua habis terbakar. Aku mengalami kerugian sebesar Rp 25 juta,” katanya.

Mery mengaku, sebelumnya dia bersama pedagang lainnya telah mendapat larangan untuk berjualan pakaian bekas asal luar negeri di pasar TPO tersebut.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan di lokasi kebakaran. (bataktoday/eko)
Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan di lokasi kebakaran. (bataktoday/eko)

“Kami yang gingging (bandel: red) tidak mengindahkan larangan itu,” tutup istri Sirait ini sedih.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayeb Wahyu Gunawanan  saat ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran itu.

“Kami mendapat laporan, ratusan kios pasar TPO ini terbakar sekitar pukul 04.00 WIB subuh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.

Menurut Ayep, api diduga berasal dari kios yang letaknya tak jauh dari rumah penduduk.

“Lokasi itu sudah kita pasang police line agar masyarakat jangan masuk. Tujuannya untuk memudahkan petugas melakukan penyelidikan. Kerugian berkisar ratusan juta rupiah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tanjungbalai, Bastian menjelaskan, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi.

“Kiosnya semua terbuat dari  papan dan ditambah lagi dengan pakaian, sehingga api sangat cepat melebar hingga membakar kios lainnnya.
Kami pantang pulang sebelum api padam,” ujar Bastian.

Terpisah, Kepala Lingkungan V Kelurahan Matahalasan, Suprapti di lokasi menjelaskan, selain ratusan kios di TPO, 3 unit rumah penduduk turut terbakar.

“Akibat insiden kebakaran itu,  3 rumah warga masing-masing milik Rita (55), Atik (35), dan Erwin Harahap  turut ludes terbakar,” katanya. (eko)

Foto:  Suasana peristiwa kebakaran ratusan kios Pasar Tempat Parluasan Obral (TP0)  yang menjadi pusat transaksi pakaian bekas di  Jln DI Panjaitan Tanjungbalai, Minggu (24/1/2016) pukul 4.00 WIB subuh. (bataktoday/eko)

  • Bagikan