Polisi Amankan Pebalap Liar di Tanjung Pinggir Siantar

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday –

Polsek Siantar Martoba mengamankan para pebalap liar di kawasan Terminal Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Pematang Siantar, Minggu (23/1) sore kemarin.

Tak kurang dari sepuluh personel dikerahkan guna mengamankan lima sepeda motor tanpa plat nomor polisi dan tidak memiliki surat-surat kendaraan bermotor yang lengkap.

Kepala Polsek Siantar Martoba, AKP Hilton Marpaung mengatakan, sebelumnya ada laporan warga yang merasa terganggu saat melintas di kawasan Tanjung Pinggir karena adanya balap liar.

“Laporan itu pun langsung kita tanggapi, dan dalam hitungan menit personel kita meluncur ke lokasi,” kata Hilton.

Kedatangan personel Polsek Siantar Martoba ini, awalnya tak diketahui para pebalap liar tersebut, dan mereka tetap asyik unjuk kebolehan dengan menggeber-geber sepeda motornya yang mengeluarkan suara keras.

Tanpa menunggu lama, petugas yang tiba di lokasi langsung menyergap para pebalap liar. Para pebalap liar terlihat panik dan kocar-kacir untuk meloloskan diri dari tangkapan petugas.

“Petugas kita berhasil menjaring lima unit sepeda motor tanpa plat dan surat-surat,” jelas Hilton.

Kelima sepeda motor yang diamankan, di antaranya Honda Supra X 125 BK 4744 TAJ milik Pansur Sinaga, Satria FU BK 3041 EA milik Hefiza, Yamaha Mio BK 6261 WR milik Zulkifli.

Sedangkan Honda Beat BK 5490 WAD dan Yamaha Vega R tanpa plat, milik dua pebalap liar yang melarikan diri pada saat petugas melakukan penyergapan.

“Untuk sanksi hukuman para pebalap liar, nanti ditentukan beberapa hari untuk menghadiri sidang empat belas hari. Ini kan menimbulkan laka. Kalau sesuai undang-undang, itu maksimal empat belas hari. Tapi ini bisa tiga bulan untuk kebijakan,” terang Hilton, seraya menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan satuan lalu lintas untuk penegakan hukum terhadap para pebalap liar. (EM)

Foto: Sepeda motor milik pebalap liar yang diamankan petugas Polsek Siantar Martoba. (bataktoday/em).

  • Bagikan