Keris 1,65 Meter Ditemukan di Binjai, Diduga dari Dunia Lain

  • Bagikan

Binjai, BatakToday –

Tepatnya di Jalan Gugus Depan, Kelurahan Bergam, Kecamatan Binjai Kota di sekitaran rumah Pak Adek, ditemukan keris yang berukuran tak seperti biasanya, Selasa (26/1/2016).

Keris dengan panjang sekitar 1,65 meter yang memiliki 17 lekukan terbuat dari campuran besi dengan kuningan tersebut ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB terbentang di tanah sekitar areal kebun sawit yang dijaga Pak Adek.

“Sewaktu saya berjalan ke belakang rumah, saya terkejut karena melihat ada benda yang berbentuk keris dengan ukuran yang tidak seperti biasanya tergeletak di tanah. Melihat itu saya langsung ambil dan saya simpan di rumah,” tuturnya.

Piring sayur bermotif gambar khas Cina, apabila digesek dengan tangan mengeluarkan dengungan dengan aura mistis. (bataktoday/lud)
Piring sayur bermotif gambar khas Cina, apabila digesek dengan tangan mengeluarkan dengungan dengan aura mistis. (bataktoday/lud)

Sebelumnya, kata Pak Adek, seminggu belakangan dia selalu diberi penampakan dua buah keris yang bercahaya bersandingan di antara daun-daun sawit yang tak jauh dari lokasi keris ditemukan.

“Ternyata satu buah keris tersebut sekarang telah terwujud,” tambahnya.

Keris yang ditemukan itu belum diketahui namanya, dan Pak Darsono, salah seorang yang memahami tentang ilmu kebatinan mengatakan, keris itu berasal dari dunia lain.

Apalagi, imbuh dia, Pak Adek adalah salah seorang guru spiritual, yang lokasi rumahnya selalu menjadi tempat mengolah batin para muridnya, sehingga menjadi magnet benda-benda pusaka untuk berkumpul.

“Mungkin saja kodam dari keris itu menginginkan Pak Adek menjadi tuannya,” tegas Pak Darsono.

Sedangkan kegunaan keris tersebut, menurut Pak Adek belum diketahui, karena belum ada prosesi khusus (kebatinan) dilakukan, selain juga baru ditemukan.

Ternyata, bukan hanya keris, sebelumnya Pak Adek pernah mendapatkan sebuah piring sayur bermotif gambar khas Cina.

Keunikannya, apabila tangan yang dibasahi dengan air digesekkan memutar  pinggir piring tersebut, akan mengeluarkan suara bunyi dengungan yang kuat.

Pada saat BatakToday mencobanya, dengungan yang ditimbulkan dari gesekan tangan dan piring tersebut disambut dengan lolongan anjing yang ada di pekarangan rumah Pak Adek. Sangat terasa aura mistis dari dengungan tersebut.

Syamsul Bahri salah seorang yang mengetahui sejarah Kota Binjai dari cerita turun temurun mengatakan, Kota Binjai dulunya adalah sebuah bandar atau pelabuhan yang ramai didatangi tongkang-tongkang yang datang dari Stabat, Tanjung Pura, dan juga dari Semenanjung Malaka.

Kota Binjai memang terletak di antara dua kerajaan Melayu, yaitu Kesultanan Deli dan Kerajaan Langkat.

“Wajar jika banyak benda pusaka dan barang-barang antik yang masih tersimpan di bumi Binjai ini,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah tersimpan secara gaib atau nyata, Syamsul terkesan mengelak.

“Hanya Tuhanlah yang mengetahui,” jawabnya. (LUD)

Foto: Benda pusaka piring dan keris yang ditemukan Pak Adek. (bataktoday/lud)

  • Bagikan