Serobot Lahan Negara, PT Martua Dony Tebing Tinggi Kebal Hukum

  • Bagikan

Tebing Tinggi, BatakToday –

DT, seorang pengusaha yang juga Direktur PT Martua Dony diduga telah menyerobot tanah negara dan lahan warga di Jalan Terocok, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi.

Namun, meski warga telah mengadukan oknum pengusaha ini ke Mapolresta Tebing Tinggi sejak tahun lalu, hingga hari ini Polresta Tebingtinggi belum bertindak.

Keterangan yang diperoleh, Rabu (27/1/2016), keberatan warga bermula atas pembangunan tembok setinggi empat meter di belakang pabrik yang memproduksi limbah berat (B3) ini.

Pembangunan tembok yang dilakukan perusahaan yang memproduksi kertas ini  telah menutup fasilitas umum, yakni parit pembuangan air yang dibangun Pemko Tebing Tinggi. Pembangunan tembok itu juga disinyalir tidak disertai dengan surat izin mendirikan bangunan (SIMB).

Akibat pembangunan tembok, warga pemilik lahan persawahan tak lagi bisa bercocok tanam, karena tidak ada lagi saluran pembuangan air, yang mengakibatkan banjir di lahan persawahan.

Bahkan, pada Februari 2015 lalu, pengusaha  dan kroninya juga melakukan perusakan terhadap lahan persawahan warga. Namun ketika diadukan ke Mapolresta Tebingtinggi, juga tidak ada tindak lanjut.

“Hampir setahun pengaduan kami, tapi tak digubris Mapolresta Tebing Tinggi,” ujar salah seorang warga.

Oleh karena itu, warga kembali mengadukan pengusaha PT Martua Dony ke Mapolresta Tebing Tinggi pada 19 Januari 2016 lalu, diwakili delapan orang warga, yakni Jonpiter Ruben Simarmata, Mahyudanil, H Butarbutar, Amiruddin Sidabuke, Anto, Supriadi, Usri Lubis, dan Ilami.

Mereka menyampaikan surat yang juga ditembuskan kepada Gubsu dan Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi.

“Tapi sampai sekarang pengaduan kami belum juga diproses,” ujar Jonpiter ketus.

Kedelapan perwakilan warga itu berharap, Kapolresta Tebing Tinggi AKBP Slamet Loesiono segera menindaklanjuti pengaduan yang sudah dilakukan sebanyak dua kali itu. (ISS)

Foto:  Tembok yang meresahkan warga, berdiri di atas lahan warga dan negara. (bataktoday/iss)

  • Bagikan