Diwarnai Aksi Demo, PN Siantar Eksekusi Deli Plaza

  • Bagikan

Pematang Siantar,BatakToday –

Pasca putusan kasasi Mahkamah Agung yang berkekuatan hukum tetap memenangkan Yempo atas kepemilikan gedung lantai satu Deli Plaza, akhirnya Pengadilan Negeri (PN) Pematang Siantar melaksanakan eksekusi, Kamis (28/1).

Proses eksekusi ini mendapat perlawanan dari para pedagang yang tidak terima karena surat eksekusi menurut mereka cacat administrasi.

Golkif Manurung dalam orasinya mewakili para pedagang mengatakan, eksekusi yang dilakukan PN Pematang Siantar cacat hukum karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Para pedagang lantai I Deli Plaza Pematang Siantar menggelar unjukrasa menolak eksekusi Pengadilan Negeri Pematang Siantar, Kamis (28/1/2016). (bataktoday/em)
Para pedagang lantai I Deli Plaza Pematang Siantar menggelar unjukrasa menolak eksekusi Pengadilan Negeri Pematang Siantar, Kamis (28/1/2016). (bataktoday/em)

“Maka dari itu kami menolak keras eksekusi ini,” ujar Golkif disahuti sorak-sorai pedagang yang sudah berjaga-jaga di depan pintu gerbang Deli Plaza untuk melakukan perlawanan terhadap eksekusi.

Namun pihak PN Kota Pematang Siantar yang sudah tiba di depan gedung Deli Plaza langsung membacakan dasar hukum atas eksekusi yang mereka lakukan.

Usai membacakan dasar hukumnya, dengan bantuan pihak kepolisian, petugas PN Pematang Siantar memulai proses eksekusi, namun mendapat perlawanan dari para pedagang.

Sempat terjadi aksi saling dorong disertai tangisan para pedagang memohon pihak PN Kota Pematang Siantar untuk tidak melakukan eksekusi.

Sekitar satu jam kemudian, petugas PN Siantar berhasil berhasil masuk ke dalam lokasi, dan langsung melakukan pembongkaran kios serta mengeluarkan barang-barang milik pedagang. (EM)

Foto: Suasana proses eksekusi Deli Plaza yang diwarnai aksi demo pedagang, Kamis (28/1/2016). (bataktoday/em)

  • Bagikan