Dosmar : Pendirian BUMD Solusi Masalah Petani

  • Bagikan

Humbahas, BatakToday –  

Pendirian Badan Usaha Milik daerah (BUMD) bidang pertanian menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah harga jual komoditas yang dihasilkan petani di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang selalu dipermainkan oleh agen, praktik ijon yang menjurus terjadinya kartel. BUMD tersebut juga akan menangani distribusi pupuk ke desa-desa untuk mendorong harga beli yang wajar bagi petani.

Hal itu diungkapkan Bupati Humbahas terpilih, Dosmar Banjarnahor, kepada sejumlah wartawan usai sidang paripurna DPRD dengan agenda pengumuman Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Kamis (28/1/2016) kemarin.

Dosmar memastikan, pendirian BUMD tersebut merupakan bagian dari program 100 hari kerja.di awal pemerintahannya bersama Wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora.

Menurut Dosmar, permasalahan yang membelit kehidupan petani adalah persoalan harga jual komoditas pertanian yang tidak stabil dan cenderung merugikan kaum petani, akibat permainan ijon, tengkulak, agen, yang menjurus terjadinya kartel pada bisnis pertanian.

“BUMD nantinya diproyeksikan untuk menampung dan menjamin harga produksi pertanian yang selama ini membelit kaum petani,” katanya.

Disamping itu, terang Dosmar, BUMD itu juga akan menangani distribusi pupuk hingga ke desa-desa, agar petani mendapatkan kepastian pasokan yang memadai dengan harga beli yang wajar.

“Harga dan ketersediaan pupuk hingga distribusi ke kaum petani nantinya juga akan dilangsung di-handle oleh BUMD. Jadi pupuk bisa langsung didistribusikan oleh BUMD ke desa-desa,” imbuhnya.

Dintanya tentang anggaran yang akan digunakan untuk pendirian BUMD, Dosmar memastikan program dan kegiatan yang telah ditampung dalam APBD 2016 tidak akan diganggu.

“Kita tidak akan mengganggu APBD 2016 yang sudah disahkan. Untuk anggaran yang akan digunakan nantinya akan dibicarakan solusinya dengan DPRD,” pungkasnya. (FT)

Foto: Bupati Humbahas Terpilih Dosmar Banjarnahor dan Wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora foto bersama unsur Forkopimda usai paripurna istimewa DPRD, Kamis (28/1/2016). (bataktoday/ft)

  • Bagikan