Terdakwa Tewas Usai Pembacaan Tuntutan JPU Kejari Tanjungbalai

  • Bagikan

Tanjungbalai, BatakToday –

Teungku Mursaly (50), salah seorang tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pulau Simardan, Kota Tanjungbalai tewas usai mengikuti sidang pembacaan tuntutan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai, Rabu (20/1) lalu

Namun, tidak ada keterangan resmi penyebab tewasnya warga Jalan  Repolusi, Keluruhan Meussanah Balaek, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Nangroe Aceh Darussalalam (NAD) itu, baik dari  pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) maupun PN Tanjungbalai.

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tanjungbalai, R Manik dalam sidang kepemilikan narkotika seberat 1,6 Kilogram itu, Jumat (22/1/2016) lalu, menuntut Teungku 17 tahun penjara.

“Sidangnya dijadwalkan seharusnya, hari ini (Kamis, 28 Januari 2016, red), dengan agenda  pembacaan pledoi (pembelaan, red). Pada sidang minggu lalu, terdakwa ini dituntut selama 17 tahun penjara,” ungkap Manik, Kamis (28/1/2016).

Namun saat ditanya penyebab kematian Teungku, Manik enggan menjelaskan, dengan alasan dirinya di bawah BKO dari Kasipidum Kejari Kota Tanjungbalai, Murary Azis.

“Memang benar saya dalam perkara itu sebagai JPU-nya. Namun untuk memberikan keterangan penyebab kematiannya, itu merupakan kewenangan dari Kasipidum. Silakan konfirmasi dengannya langsung,” kilah Manik.

Namun Kasipidum Kejari Kota Tanjungbalai, Murary Azis, juga menunjukkan sikap enggan memberikan keterangan, dengan alasan kurang eank badan.

“Tadi saya sudah langsung datang ke ruangan Pak Kasipidum. Memang tidak ketemu langsung dengan beliau. Namun stafnya bilang, Pak Kasipidum lagi tak enak badan,” kata salah seorang petugas keamanan Kejari Kota Tanjungbalai.

Kepala Lapas Kelas II B Pulau Simardan, Kota Tanjungbalai, Rudik Erminanto ditemui Kamis (28/1/2016) mengatakan, penyebab kematian almarhum Teungku Mursaly akibat penyakit jantung.

Rudik menjelaskan, Teungku meninggal bukan di dalam Lapas, akan tetapi di RSUD T. Mansyur, Kota Tanjungbalai pada Jumat (22/1) sekitar pukul 18.20 WIB.

“Kematian diakibatkan penyakit jantung dan itu sudah diketahui pihak Kejari Tanjungbalai,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Rudik, almarhum Teungku Mursaly merupakan tahanan titipan yang menghuni kamar blok F.

 “Statusnya sebagai tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai dalam perkara narkotika. Mulai masuk, 20 Juli 2015 lalu. Begitu meninggal, jenazahnya sudah diterima oleh keluarganya sendiri dan dikebumikan di tempat pemakaman umum Muslim (TPUM ) Pulau Simardan,” kata Rudik. (EKO)

Foto: Ilustrasi.

  • Bagikan