Tengku Erry: Pendidikan Karakter Solusi Krisis Moral

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Pendidikan karakter merupakan jawaban atas krisis integritas dan krisis moral yang dihadapi bangsa. Maraknya pergaulan bebas, narkoba, tawuran, pornografi dan tindak kriminal yang melibatkan generasi muda, adalah gambaran rendahnya kualitas pendidikan karakter di tengah-tengah arus pragmatisme pendidikan masa kini. Untuk itu, institusi pendidikan bersama orangtua diharapkan kembali mengembangkan pendidikan karakter di lingkungan sekolah dan keluarga.

Demikian harapan Penjabat Gubernur Tengku Erry dalam sambutannya pada Pentas Seni dalam rangka Milad ke-9 Sekolah Islam Terpadu Khairul Imam Jalan STM Ujung Medan Johor, Sabtu (30/1/2016).

Hadir pada acara, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Sumut Tohar Bayo Angin, Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Walikota Medan terpilih Dzulmi Eldin, orang tua murid, dan 900-an siswa siswi.

Erry menjelaskan, pendidikan tidak sebatas mengajarkan ilmu pengetahuan semata, namun juga harus mampu melahirkan anak didik yang berkarakter mulia. Individu yang berkarakter unggul adalah seseorang yang berusaha melakukan hal-hal yang terbaik terhadap Tuhan-nya, dirinya, sesama, lingkungan, bangsa dan Negara, serta dunia internasional pada umumnya,  dengan mengoptimalkan potensi dirinya dan disertai kesadaran, emosi, motivasi, dan nuraninya.

“Kelak, anak-anak kita harus memliki karakter yang baik. Seorang yang berkarakter memiliki pikiran yang baik (thinking the good), memiliki perasaan yang bik (feeling the good) dan juga berperilaku baik (acting the good). Oleh karenanya, sistem pendidikan kita harus mampu mewujudkannya. Anak didik harus memiliki pikiran yang baik, agar memiliki perasaan yang baik, sehingga dapat berperilaku baik,” papar Erry.

Menurutnya, sistem pendidikan harus dapat menyelaraskan pembangunan karakter anak, agar kelak menjadi generasi yang berkualitas, berkarakter, cerdas dan kompetitif.

“Anak-anak kita hari ini adalah harapan yang kelak menjadi generasi periode emas, karena merekalah yang akan mengisi pembangunan di saat Indonesia berusia 100 tahun pada 2045 mendatang. Kita berharap merekalah yang akan membawa kemajuan serta kejayaan bagi bangsa Indonesia, tepat pada 100 tahun kemerdekaan Indonesia,” ujar Erry.

Revitalisasi pendidikan karakter ini, lanjutnya, tentu saja menjadi tanggungjawab semua komponen. Hal ini menjadi penting dalam upaya memperbaiki integritas dan moralitas kader generasi emas Sumatera Utara.

Pentas seni diisi dengan penampilan tari-tarian khas etnis Sumut yang dibawakan anak-anak sekolah dasar, bazar, band dan berbagai perlombaan. (AFR)

Foto: Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi menyerahkan hadiah kepada pemenang salah satu lomba pada acara Pentas Seni dalam rangka Milad ke-9 Sekolah Islam Terpadu Khairul Imam, Sabtu (30/1/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan