Pasca Bentrok, IPK Minta Kepolisian Bekerja Profesional

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Ketua DPD IPK Medan, Thomas Purba menyampaikan keterangan pers terkait bentrokan yang terjadi di Kota Medan, Sabtu (30/1). Ia meminta seluruh anggota IPK menahan diri dan tidak terprovokasi.

“Saya minta untuk anggota IPK menahan diri, untuk tidak melakukan tindakan anarkis. Ini juga permintaan dari ketua umum, Bang Budi Panggabean,” katanya di Kantor DPD IPK Medan Jl Burjamhal, Senin (1/2).

Dijelaskannya, bentrokan berawal saat anggotanya dalam perjalanan pulang usai menghadiri pelantikan di Denai, Sabtu (30/1/2016) lalu. Mestinya  perjalanan pulang lewat jalan Asia, tapi karena macet, mereka memilih melalui Jl Thamrin.

“Saat kita melintas terjadi cekcok, kita diserang, sehingga terjadi bentrok. Secara nyata tidak ada niat untuk melakukan penyerangan, karena anak kecil dan istri ikut melintas, tidak mungkin mau menyerang,” katanya.

Thomas menjelaskan, tentu gesekan itu karena ada masalah di lapangan. Namun ia memastikan, bentrokan yang terjadi tidak direncanakan sebelumnya.

“Perseteruan IPK dan PP merupakan hal yang tidak terduga. Kami tidak ada menyarankan untuk bentrok. Kami hanya menghadiri pelantikan di Medan Denai,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta aparat keamanan untuk melakukan penyelidikan, agar permasalahan menjadi jelas.

“Kami sudah berjumpa dengan bapak Wakapolda. Saya sampaikan ke Wakapolda, agar masalah ini cepat selesai. Maka aparat juga harus adil,” katanya.

Pihaknya juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi. Dan kepolisian sudah menahan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam bentrokan.

“Kita minta ini dijalankan sesuai hukum yang ada. Jangan ada tangkap lepas,” ujarnya.

Thomas menjelaskan, kepada anggotanya yang meninggal dan luka-luka diberikan santunan.

“Mulai dari rumah sakit, sampai ke rumah duka, kita perhatikan, mulai dari fasilitas dan lainnya. Kita tetap mengawal jalannya proses hukum,” katanya.

Disampaikannya, dua anggotanya yang meninggal ialah Roy Silaban dan Monang Hutabarat.

Diketahui, Sabtu (30/1/2016) lalu terjadi bentrok antara dua kubu OKP di Jl Thamrin Medan. Peristiwa itu sempat membuat kota Medan mencekam, dan sejumlah ruas jalan ditutup. (AFR)

Foto: Situasi pasca bentrok di salah satu sudut Jalan Thamrin Medan, Sabtu (30/1/2016).

  • Bagikan