Kepala SMP N 3 Tanjungbalai akan Pecat Siswa Pemerkosa Bocah Kelas 1 SD

  • Bagikan

Tanjungbalai, BatakToday –

NH (13) siswa Kelas III terancam dikeluarkan dari SMP Negeri 3 Tanjungbalai.   Warga Jalan Bombongan Lingkungan III, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai itu telah dilaporkan ke Polres Tanjungbalai dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Melati (7), siswi kelas 1 SD disetubuhi oleh pelaku NH dibawah pohon kelapa sawit di Tanjungbalai (baca juga: https://bataktoday.com/dibawa-main-petak-umpet-bocah-sd-diperkosa-siswa-smp-di-tanjungbalai)

Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan saksi.

“Laporan perkara tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur sudah kita terima. Korban sudah dilakukan visum. Kita sedang menunggu hasil visum dari RSUD Teungku Mansyur Kota Tanjungbalai. Selanjutnya, kita melakukan pemanggilan terhadap pelaku,” terang Kanit UPPA Polres Tanjungbalai, Aipda A Sinaga kepada Batak Today ,  Senin (1/2/2016).

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek ) SMP Negeri 3 Tanjungbalai, Syafii,  saat dihubungi via seluler mengatakan, pihaknya  mendukung upaya Polres Tanjungbalai untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kami sangat terpukul atas kasus yang melibatkan siswa kami itu. Secara pribadi saya mendukung Polres Tanjungbalai untuk meneggakkan hukum dalam kasus tersebut,” ujarnya.

Menurut Syafii, tindakan yang dilakukan terhadap pelaku menunggu proses hukum di Polres Tanjungbalai.

“Setelah kasusnya mendapat kepastian hukum dari Polres Tanjungbalai, pelaku itu nantinya kita keluarkan dari sekolah,”  pungkasnya.

Sementara itu, Putra, seorang saksi yang juga siswa kelas III SMP Negeri 3 Tanjungbalai, ketika ditemui di Polres Tanjungbalai mengatakan, NH sering melakukan pelecehan seksual terhadap pelajar perempuan.

“Kelakuannya di sekolah menjijikkan. Dia itu (NH, red)  sering kulihat memeluk kawan-kawan  perempuan di sekolah kami, Bang,” katanya.

Putra mengatakan, ia melihat secara langsung peristiwa pemerkosaan yang dilakukan NH terhadap Melati (nama samara, red) di bawah pohon kelapa sawit.

Terpisah, Saniem (35) ibu korban didampingi Ida Fitri, Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, berharap pelaku segera ditangkap. (eko)

Foto: Saniem bersama korban saat menjalani pemeriksaan di ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tanjungbalai, Senin (1/2/2016). (bataktoday/eko)

  • Bagikan