Bawa Sabu 1,5 Kilogram dari Malaysia, Warga Aceh Divonis 17 Tahun Penjara

  • Bagikan

Tanjungbalai, BatakToday –

Terdakwa sindikat jaringan narkotika internasional, Mawardi, warga Provinsi Nanggroe Aceh Darusaalam (NAD),  dijatuhi hukuman 17 tahun penjara dan denda 1 milyar rupiah. Hal itu disampaikan Ketua Majelis Hakim  Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Dahlan didampingi dua hakim anggota, Sugeng Harsoyo dan Forci Nilva Dharma pada sidang pembacaan putusan, Kamis (4/2/2016).

“Majelis Hakim Pengadilan  Negri (PN) Tanjungbalai mennghukum terdakwa Mawardi selama 17 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah.  Terdakwa ini dalam persidangan sebelumnya telah terbukti membawa sabu dari Malaysia ke Indonesia  sebanyak 1,5 Kilogram, ditangkap Polisi di  TPI Bagan Asahan. Bila denda sebesar 1 miliar rupiah itu tidak dibayar, maka terdakwa menjalani tambahan hukuman badan selama enam bulan penjara,” pungkas Dahlan.

Mendengar vonis itu, dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan penasehat hukumnnya,  terdakwa Mawardi  tidak serta merta menerima atau mengajukan banding atas hukuman tersebut.

“Apakah dengan hukuman yang dibacakan ini, saudara terdakwa akan melakukan banding? tanya Dahlan.

“Saya pikir-pikir dulu pak Hakim,” jawab Mawardi.  (eko)

Foto: Terdakwa Mawardi pada sidang pembacaan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Kamis (4/2/2016). (bataktoday/eko)

  • Bagikan