Dipicu Dendam Lama, Ade Ditikam 3 Liang di Tanjungbalai

  • Bagikan

Tanjungbalai, BatakToday –

Ade Anwar alias Ade, (22) warga jalan Jenderal Sudirman, Gang Tomat, Tanjungbalai, harus menerima 3 tusukan di tubuh bagian depan dan satu di bagian kepala yang dilakukan oleh Putra Wijaya Sitorus alias Putra (19), warga Jalan Durian, bersama temannya Jefridin alias Jefri alias Kinoi (22), nelayan, warga Jalan Siosari.

“Benar, dua orang pelaku pembacokan korban Ade Anwar kita amankan di rumahnya, dengan motif balas dendam,” terang Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP Revi Nurvelani, Jumat (5/2) di ruang kerjanya.

Revi menuturkan, peristiwa berawal saat korban Ade Anwar bersama temannya mengendarai sepeda motor masing masing melintas dari Jalan Jenderal Sudirman.

Saat melintas, teman Ade mengingatkan, bahwa di depan dia melihat Putra, yang diketahuinya ada permusuhan dengan Ade. Namun Ade tidak memperdulikan dan tetap berjalan mengendarai sepeda motornya.

Kedua pelaku penikaman, Putra dan Kinoi. (bataktoday/eko)
Kedua pelaku penikaman, Putra dan Kinoi. (bataktoday/eko)

Teman Ade mau pulang sehingga berpamitan dan berpisah dengan Ade di Jalan Jend Sudirman, tepatnya di depan Kantor PLN  Cabang Tanjungbalai.

Namun belum jauh meninggalkannya, pelaku Putra dengan menghunus senjata tajam datang menghampiri dan memepet sepeda motor Ade, hendak menikam korban.

“Saat sepeda motor Ade didekati, pelaku Putra langsung menghujamkan pisau ke leher Ade, namun korban sempat mengelak. Selanjutnya korban turun dari atas sepeda motor, dan perkelahian pun terjadi antara keduanya,” ujar Revi.

Selanjutnya, kisah Revi, karena dalam perkelahian itu, pelaku kalah melawan  korban, teman pelaku bernama Kinoi datang untuk membantu. Kinoi menangkap kedua tangan korban, dan kesempatan itu tak disiasiakan Putra. Pelaku menghujamkan pisau ke dada sebelah kiri, ulu hati dan perut korban, serta merobek kepala sebelah kiri hingga darah membanjiri tubuh korban.

Melihat lawan telah kalah dan masyarakat berdatangan, lanjut Revi, pelaku Putra dan Kinoi melarikan diri meninggalkan korban, sementara teman Ade yang melihat korban dikeroyok tak sempat berbuat banyak.

Ia berusaha membantu korban untuk dievakuasi ke RumahSakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungbalai guna mendapat pertolongan medis.

Setelah mendapat pertolongan pertama, karena luka tusukan yang cukup parah dialami korban, pihak RSUD Tanjungbalai menganjurkan untuk dirujuk ke rumah sakit di Medan.

“Sementara, kedua pelaku segera ditangkap dan mendekam dalam tahanan Mako Polres Tanjungbalai untuk dilakukan penyidikan yang intensif,” pungkas Revi. (eko)

Foto:  Korban Ade saat mendapat perawatan  medis di  RSUD T Mansyur Kota  Tanjungbalai (bataktoday/eko)

  • Bagikan