Tiga Paslon Tolak Hasil Pilkada Simalungun

  • Bagikan

Simalungun, BatakToday –

Sehari setelah pemungutan suara Pilkada Simalungun, tiga pasangan calon (paslon) menyatakan sikap menolak hasil Pilkada Simalungun yang digelar pada Rabu 10 Februari 2016. Alasan utama penolakan, yakni keikutsertaan paslon yang tidak memenuhi syarat berdasarakan UU Pilkada. Selain itu, ketiga paslon juga mengungkapkan berbagai pelanggaran yang terjadi pada pelaksanaan pemungutan suara.

Ketiga paslon, yakni nomor urut 1 Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik, nomor urut 2 Evra Sassky Damanik-Sugito, dan palson nomor urut 3 Nuriaty Damanik-Posman Simarmata.

Penolakan itu merupakan kesepakatan pada rapat ketiga paslon, dan diumumkan pada konperensi pers yang digelar hari ini, Kamis (11/2/2016)  di Center Pemenangan Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Juru bicara paslon Nuriaty Damanik-Posman Simarmata, Benhard Damanik menilai pelaksanaan Pilkada Simalungun cacat hukum sehingga pasangan nomor urut 3 dengan tegas menolak hasil pilkada yang cacat hukum.

Benhard mengungkapkan, tiga hari menjelang pelaksanaan pilkada, paslon Nur-Posma sebenarnya telah mendaftarkan gugatan ke Panwas Simalungun, yang pada intinya meminta penjelasan kepada Panwas Simalungun sebagai pengawas pilkada, mengenai legal standing pelaksanaan Pilkada Simalungun Tetapi Panwas Simalungun menolak menerima gugatan dengan alasan tidak memenuhi persyaratan perundang-undangan..

“Sesuai dengan temuan-temuan di lapangan, kita menilai bahwa terjadi kecurangan dalam Pilkada Simalungun. Salah satu temuan kita, terdapat surat suara dua versi. Ini menjadi bukti kita bahwa Pilkada Simalungun ini cacat hukum,” ujar Benhard.

Sementara itu, juru bicara paslon Tumpak Tiregar-Irwansyah Damanik, Mahadarma Saragih mengatakan, sesuai hasil rapat ketiga paslon, seluruh partai pengusung ketiga paslon sudah bersepakat untuk membentuk tim kuasa hukum, yang akan mewakili ketiga paslon dalam melakukan upaya-upaya hukum yang diperlukan dalam penolakan hasil Pilkada Simalungun.

“Baru saja Junimart Girsang bersedia untuk ikut dalam tim kuasa hukum kita,”  terang Ketua DPC PDIP Kabupaten Simalungun ini. (EM)

Foto: Suasana konperensi pers penolakan hasil Pilkada Simalungun oleh 3 paslon di Center Pemenangan Tumpak-Syah di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/2/2016). (bataktoday/em)

  • Bagikan