Jumsadi: Lapangan Adam Malik akan Ditata untuk Taman Bermain Anak

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Minimnya ruang publik di perkotaan sebagai arena bermain anak-anak sekaligus berinteraksi sesama sebaya harus menjadi perhatian bersama. Padahal, interaksi sosial anak dalam rangka belajar bermasyarakat sekaligus menumbuhkembangkan nilai-nilai luhur kebersamaan sangat penting. Ironisnya, di sekolah pun mereka tak bisa leluasa berinteraksi dengan sesamanya karena ketatnya jadwal belajar.

Setidaknya, di tingkat-tingkat kelurahan di Kota Pematangsiantar, harus dipikirkan kembali bagaimana agar tersedia ruang untuk anak maupun remaja bertumbuh bersama. Contohnya, taman bermain anak, lapangan volly, bulu tangkis  atau ruang publik lainnya di antara permukiman warga, yang dapat memberikan nilai tersendiri bagi perkembangan kejiwaan si anak.

Pemikiran ini mengemuka saat Penjabat WalikotaJumsadi Damanik menerima audensi Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah Kota Pematangsiantar, serta Panitia Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah Ke-6, Kamis sore (11/2/2016) di Rumah Dinas Walikota.

Menurut Jumsadi, keterbatasan ruang interaksi anak dan remaja tidak hanya terjadi di Pematangsiantar, namun secara umum terjadi di banyak tempat di Indonesia. Tetapi, akhir-akhir ini, pentingnya membangun ruang bermain anak sudah menjadi perhatian pemerintah. Hanya saja, dengan persoalan keterbatasan lahan, akhirnya pengadaan arena bermain anak ini sulit dipenuhi.

Namun untuk kota Pematangsiantar, keberadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kantor-kantor Kelurahan sedikit banyak bisa mengobati kondisi tersebut.

“Tambahannya, kita akan upayakan penataan Lapangan Merdeka (Taman Bunga) dan Lapangan Adam Malik untuk bisa menjadi alternatif arena bermain anak sekaligus menjadi ruang rekreasi publik. Kita akan tata jangan sampai arena tersebut menjadi kawasan bisnis atau lokasi berjualan,” terang Jumsadi.

Kepada rombongan yang dipimpin Ketua PD Muhammdiyah Badri Kalimantan, dan Sekretaris Sugiarto Hady, Pj Walikota mengingatkan PD Muhammadiyahuntuk menyiapkan kader-kader muda sebagai pemimpin agama.

“Kaderisasi kita harus berjalan terus agar para penceramah kita di masjid-masjid atau kegiatan lainnya bisa lebih faktual, berbobot serta mencerahkan kaum muda,”imbuhnya.

Badri Kalimantan dan Sugiarto, menyambut antusias usulan Pj Walikota soal kaderisasi calon-calon pemimpin Islam di Pematangsiantar. Untuk itu, pihaknya meminta kehadiran Pj Walikota pada Musdya yang akan digelar Sabtu-Minggu (13-14/2/2016) di Panti Asuhan Taruna Melati Jalan Sumbawa Pematangsiantar, sekaligus memberikan motivasi kepada peserta untuk berbenah diri dalam mempersiapkan kader-kader muda Islam yang berfikiran modern namun tetap paham kondisi lingkungannya.  (rel)

Foto: Penjabat Walikota Jumsadi Damanik menerima audiensi PD Muhammadiyah Pematangsiantar di Rumah Dinas Walikota Jalan MH Sitorus, Kamis (11/2/2016).

  • Bagikan