“Joki Sekarat Tukang Petik Nyaris Dibakar”, Peringatan Keras untuk Jambret Siantar

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday

Oky Aritonang (31), pria beranak satu, warga Beringin Jalan Medan, Tapian Dolok-Simalungun, digiring petugas ke Polsek Siantar Barat, setelah nyaris “lewat” dihajar massa. Ini terjadi usai terjatuh dari sepedamotor, dengan joki Firman (24) warga  Pamatang, depan Kolam Renang Detis, Kelurahan Simalungun. Diduga sebelumnya kedua pria ini melakukan penjambretan terhadap Lini atau Amei (35) dan Deasy (24) di kawasan Jl Kartini, Pematang Siantar, Jumat 12/2, sekitar pukul 19.00 WIB.

Peristiwa penjambretan ini bermula ketika korban, yang mengendarai sepedamotor, dibuntuti pelaku sejak dari Jalan  Volley. Setelah berbelok ke Jalan Kartini, di depan toko peralatan rumahtangga Idea, pasangan terduga pelaku memepet korban, dan kemudian Oky berusaha mengambil dompet Deasy dari kantong depan sepedamotor matic yang dikendarai korban.

Setelah tarik menarik dengan korban, dan berhasil mengambil dompet tersebut, pelaku melarikan diri. Tarik menarik membuat sepedamotor korban oleng, dan terjatuh. Namun keduanya segera bangkit, dan melakukan pengejaran dengan tetap berboncengan, sambil meneriaki kedua pria itu.

Melihat korban terus mengejar, keduanya berusaha memacu motornya untuk melarikan diri arah ke Simpang Samsat Lama. Namun Firman yang bertugas sebagai joki tak bisa menguasai kendaraan dan terjatuh, setelah menabrak seorang tukang parkir yang sedang berada di dekat Simpang Samsat, masih di Jalan Kartini.

Sang joki Firman, langsung tergeletak tak sadarkan diri di tengah jalan, dengan luka parah pada bagian kepala,Sementara Oky, yang juga terjatuh, langsung “diselamatkan” massa yang sedang berada di sekitar lokasi jatuhnya kedua terduga pelaku.

Firman (24), terduga pelaku penjambretan, sebagai joki sepedamotor, dalam perawatan di IGD RS Suaka Insani, setelah terkapar akibat terjatuh dalam upaya melarikan diri setelah diduga melakukan penjambretan di Jalan Kartini, Pematang Siantar, Jumat 12/2/2016 (em/bataktoday)
Firman (24), terduga pelaku penjambretan, sebagai joki sepedamotor, dalam perawatan di IGD RS Suaka Insani, setelah terkapar akibat terjatuh dalam upaya melarikan diri setelah diduga melakukan penjambretan di Jalan Kartini, Pematang Siantar, Jumat 12/2/2016 (em/bataktoday)

Firman (24), terduga pelaku penjambretan, sebagai joki sepedamotor, dalam perawatan di IGD RS Suaka Insani, setelah terkapar akibat terjatuh dalam upaya melarikan diri setelah diduga melakukan penjambretan di Jalan Kartini, Pematang Siantar, Jumat 12/2/2016 (em/bataktoday)” width=”448″ height=”336″ /> Firman (24), terduga pelaku penjambretan, sebagai joki sepedamotor, dalam perawatan di IGD RS Suaka Insani, setelah terkapar akibat terjatuh dalam upaya melarikan diri setelah diduga melakukan penjambretan di Jalan Kartini, Pematang Siantar, Jumat 12/2/2016 (em/bataktoday)[/caption]

Naas bagi Deasy dan Amei, sepedamotornya juga kehilangan kendali dan mereka terjatuh ke aspal. Kedua korban mengalami luka-luka, terutama pada bagian wajah. Sempat dibantu pengelola Vona Café yang persis berada di Simpang Samsat, untuk membersihkan luka-lukanya, dan saat berita ini diliput, warga Jalan Toba II Siantar ini masih menjalani perawatan di RS Tiara, jalan Menambin No.4.

Orang-orang di sekitar, kemudian memberikan pertolongan kepada Firman, sang joki yang tergeletak tak sadar diri permukaan aspal. Maka Firman pun “selamat” lah, setelah dibawa ke RS Suaka Insani yang berada tak jauh dari simpang itu.

Di sisi lain, massa dalam jumlah yang tak sedikit, sekonyong-konyong berdatangan dari berbagai penjuru angin, dari kedai-kedai kopi dan café sekitar, dan entah dari mana-mana, termasuk orang-orang yang sedang melintas pada malam itu, dan beramai-ramai melancarkan berbagai jurus pukulan dan tendangan kepada Oky, yang diduga berperan sebagai “tukang petik” dalam peristiwa itu.

Oky Aritonang, hanya bisa pasrah saat digebuki massa yang mengerubutinya. Disela-sela pukulan dan tendangan, terdengar kata-kata “Gantian oii… Jadi tape kau… Matikan dia, bakar… Bakar…!”

Namun tetap ada warga yang tak tega melihat Oky dihajar massa. Dari warga yang berkerumun di tempat itu, masih ada yang menegur dan menghalangi massa bringas ini untuk “mengeksekusi” Oky saat itu.

Akhirnya petugas kepolisian pun tiba di tempat itu. Dengan susah payah, akibat massa yang masih berusaha melakukan pemukulan, petugas berhasil mengamankan keadaan, sehingga Oky luput dari kebringasan massa.

Kapolsek Siantar Barat, Iptu David Sinaga, dalam penanganan kasus dugaan penjambretan, di Jalan Kartini, dengan terduga pelaku Oky Aritonang (31), Mapolsek Siantar Barat, Jalan Mataram, Pematang Siantar, Jumat 12/2/2016 (em/bataktoday)
Kapolsek Siantar Barat, Iptu David Sinaga, dalam penanganan kasus dugaan penjambretan, di Jalan Kartini, dengan terduga pelaku Oky Aritonang (31), Mapolsek Siantar Barat, Jalan Mataram, Pematang Siantar, Jumat 12/2/2016 (em/bataktoday)

Oky sempat dibawa masuk ke dalam Vona Café, yang berantakan kursi-kursinya oleh pergerakan massa yang berdesak-desakan mengikuti ke dalam. Satu dua pukulan curi-curi dari massa, tetap mendarat meskipun petugas kepolisian yang hanya beberapa, berupaya melindungi Oky dari kemarahan massa.

Pukulan terakhir diperoleh Oky saat sudah didudukkan di dalam mobil patroli polisi, dari seorang yang mengaku adik perempuannya baru kena jambret beberapa hari lalu di daerah Kelapa Dua, Jalan Sisingamangaraja, Siantar.

Sekitar pukul 20.00 WIB, petugas berhasil menggiring Oky ke Mapolsek Siantar Barat, Jalan Mataram.

Kapolsek Siantar Barat, Iptu David Sinaga, saat memberikan penjelasan tentang pemeriksaan atas dugaan penjambretan ini mengatakan bahwa Oky tidak asing lagi bagi kepolisian.

“Saya sudah kenal Oky, pemain juga. Sudah pernah diamankan dari Siantar Square, saat Operasi Anti Premanisme. Datanya sudah ada sama kita. Sudah pernah masuk sekali. Oky termasuk target operasi kita,” jelasnya.

Iptu David Sinaga menambahkan bahwa akan berkoordinasi dengan dokter, pihak rumah sakit, apabila sudah kondisi Firman sudah memungkinkan, maka akan dipindahkan ke tahanan kepolisian. Joki yang satu ini, sekarang sedang dalam perawatan di IGD RS Suaka Insani,

Sementara ini barang bukti masih berupa 2 unit sepeda motor, milik korban dan yang digunakan terduga pelaku. Dompet milik Deasy, masih dalam pencarian di lokasi kejadian. (EM/ajvg)

——

Foto: Petugas kepolisian dar Polsek Siantar Barat menggiring Oky Aritonang, terduga penjambretan di Jalan Kartini, Simpang Samsat Lama, Pematang Siantar, Jumat 12/2/2016 (ajvg/bataktoday)

  • Bagikan