Kejari Simalungun: “Segera Eksekusi Amran Sinaga, Menunggu Waktu yang Tepat”

  • Bagikan

Simalungun, Batak Today

Kasipidum Kejaksaan Negeri Simalungun, Anggara Suryanagara SH, ketika ditemui BatakToday di ruang kerjanya Selasa (16/2/2016), mengatakan bahwa Kejaksaan Negeri Simalungun segera akan melaksanakan eksekusi terhadap terpidana Ir. Amran Sinaga, Calon Wakil Bupati Simalungun, yang tersandung kasus hukum atas pelanggaran yang dilakukan dalam pemberian izin pengelolaan hutan yang bertentangan dengan tata ruang, ketika menjabat Kepala Dinas Kehutanan Simalungun.

Ketika didesak kapan selambat-lambatnya eksekusi akan dilakukan, Anggara mengatakan sedang menunggu waktu yang tepat.

“Saya mencari waktu yang tepat dan aman untuk keseluruhannya”, ujarnya.

Anggara kemudian mengeluhkan posisi kejaksaan yang menurut dia serba sulit dalam menjalankan eksekusi ini.

“Perkara ini sudah diputuskan di Mahkamah Agung bulan September 2014, setahun lebih sebelum kami menerima salinan putusannya. Menjelang hari pencoblosan (Pilkada 2015, red.) baru kita terima. Itu juga karena ribut-ribut, baru Mahkamah Agung mengirim salinan putusannya. Akibatnya Kejaksaan dicurigai masing-masing pihak yang punya kepentingan politik, baik untuk segera mengekseskusi, maupun belum mengeksekusi hingga kini. Jadi, tolong jangan Kejaksaan yang disalahkan. Tanya mengapa tidak dari dulu-dulu Mahkamah Agung segera mengirim salinan putusannya.,” sebutnya dengan nada mengeluh.

Anggara mengatakan bukan berarti masih berada di luar, Amran Sinaga tidak dicari sebagai terpidana.

“Kita kan punya cara-cara untuk melakukan eksekusi. Kalau kondisi kemarin menjelang Pilkada, kondusitivitas keamanan di Simalungun, itu menjadi pertimbangan utama mengapa kita tidak lakukan eksekusi. Kita saat itu tidak mau ambil resiko. Kemudian, mengingat eksekusi itu berimbas terhadap kondusitivitas politik yang ada di Simalungun, itu juga, kita tidak mau dikait-kaitkan dengan politik,” kata Kasipidum Kejari Simalungun ini.

Dilanjutkannya juga, bahwa untuk melaksanakan eksekusi terhadap Amran Sinaga, sudah berkoordinasi dengan pimpinan, untuk menentukan kondisi yang dianggap tepat untuk pelaksanaan eksekusi tersebut.

“Intinya, kita akan segera melaksanakan eksekusi terhadap Amran Sinaga  pada waktu yang tepat dan aman akan kita laksanakan,” ujar Angga.

“Mengenai kapan waktunya, tidak saya umumkan ke rekan-rekan media. Itu bisa menjadi konsumsi politik. Tapi ketika Kejaksaan Negeri Simlungun telah melakukan eksekusi terhadap Amran Sinaga, akan saya umumkan,” tutup Anggara Suryanagara SH.

Dari penelusuran BatakToday, kasasi JPU atas putusan bebas dalam persidangan di Pengadilan Tingkat Pertama (PN Simalungun) untuk terdakwa pada saat itu, Ir. Amran Sinaga, telah diputuskan Mahkamah Agung RI pada tanggal 22 September 2014, dengan vonis 4 tahun kurungan dalam penjara, dengan nomor putusan 194 K/Pid.Sus/2012.

Berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 026/KMA/SK/II/2012, Tentang Standar Pelayanan Peradilan, bahwa Pengadilan wajib menyampaikan salinan putusan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas)  hari  kerja  sejak putusan diucapkan kepada Kejaksaan, Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan Negara, Penyidik dan Terdakwa/Penasehat Hukumnya.

Hingga saat ini belum diketahui alasan keterlambatan pengiriman salinan putusan oleh MA ke PN Simalungun, yang baru dilakukan pada tanggal 26 Nopember 2015, lebih setahun setelah putusan tersebut dibuat oleh Majelis Hakim MA RI. (EM/ajvg)

Foto: Ilustrasi (ajvg/bataktoday)

  • Bagikan