BPMD Labuhanbatu Gelar Bimtek Pendamping Lokal Desa

  • Bagikan

Rantauprapat, BatakToday –

Tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD) senantiasa dituntut dan harus mampu menjadi agen perubahan, agar dapat mendampingi aparatur desa dalam mengelola anggaran dan menyelenggarakan pemerintahan desa dengan lebih baik.

“Sehingga kemampuan dalam pengelolaan anggaran dan penyelenggaraan pemerintahan desa yang didampingi terus meningkat dan lebih berdaya dan berhasil guna,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Labuhanbatu, Zaid Harahap ketika membuka bimbingan teknis (bimtek) tenaga Pendamping Lokal Desa se-Kabupaten Labuhanbatu tahun 2016. di ruang rapat BPMD Labuhanbatu, Selasa (16/2/2016) siang.

Selain itu, kata Zaid, tenaga PLD juga senantiasa harus dapat mendorong agar terbuka kesempatan bagi segenap warga desa dalam proses pengambilan keputusan melalui penjaringan aspirasi.

“Partisipasi masyarakat ini diperlukan agar program dan kegiatan pembangunan yang dikembangkan pemerintahan desa sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat setempat,” pesan Zaid.

Zaid menambahkan, agar partisipasi masyarakat meningkat, setiap tenaga pendamping lokal desa juga harus dapat menjadi public relations, harus dapat mensosialiasikan setiap program dan kegiatan pembangunan kepada masyarakat desa.

Sementara itu, instruktur Bimtek P Situmorang mengatakan, proses pelaksanaan pembangunan desa harus dimulai dengan memecahkan permasalahan bangsa saat ini, yakni merosotnya wibawa Negara, lemahnya sendi perekonomian bangsa, intoleransi, dan krisis kepribadian bangsa.

“Dengan konsep Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, menciptakan perubahan paradigma pembangunan, dengan melakukan pembangunan dari daerah pinggiran menuju kota,” ujar Situmorang.

Bimtek diikutii Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, PLD, dan  Aparatur Sipil Negara di lingkungan BPMD. (AS)

Foto: Suasana acara bimtek PLD di ruang rapat Kantor BPMD Labuhanbatu, Selasa (16/2/2016) siang. (bataktoday/as)

  • Bagikan