TurunTangan Peringati Hari Peduli Sampah Nasional di 8 Kota

  • Bagikan

Jakarta, BatakToday –

Bersama 500 lebih komunitas di 123 kabupaten/kota yang berkolaborasi meningkatkan keperdulian masyarakat terhadap sampah melalui Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020, Gerakan TurunTangan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada hari ini, Minggu (21/2/2016).

Hubungan Masyarakat (Humas) TurunTangan Angga Putra Fidrian mengatakan,  masalah utama sampah adalah minimnya keperdulian masyarakat terhadap sampah yang dihasilkan. TurunTangan mendorong relawan untuk bergerak ikut ambil bagian dalam menyelesaikan berbagai masalah, mulai dari lingkungan terdekat.

“Oleh karenanya, relawan TurunTanga harus juga memiliki kepedulian dalam melihat masalah sampah,” kata Angga.

Angga merinci, ada delapan region TurunTangan yang memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, yakni Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, Palembang, Jakarta, Bekasi, Bandung, dan Malang. Para relawan TurunTangan di daerah tersebut memperingati HPSN 2016 dengan cara yang berbeda-beda. Salah satunya, TurunTangan Jakarta mengajak masyarakat memungut sampah dan menukarkan sampah yang terkumpul dengan bibit pohon di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut relawan TurunTangan Jakarta, Anindya Destri Puspitasari, tujuan kegiatan tersebut untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan hijau.

“Diharapkan akan tercipta lingkungan bersih dan sehat,” kata Anin.

TurunTangan mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), diantaranya dengan menyumbangkan 500 bibit yang bervariasi jenisnya.

“Ada mahoni, kedoya, trembesi, kenari dan bungur,” imbuh Anin.

TurunTangan adalah sebuah gerakan kerelawanan yang bertujuan mendorong masyarakat perduli dan terlibat aktif untuk mewujudkan Indonesia yang penuh dengan pemimpin-pemimpin bersih dan berkompeten. TurunTangan tersebar di seluruh Indonesia dan saat ini memiliki 49.728 relawan. (rel/red)

Foto: Banner kampanye “Indonesia Bebas Sampah 2020”. (rel)

  • Bagikan