Tahanan Polsek Siantar Barat Diduga Tewas Bunuh Diri

  • Bagikan

Pematang Siantar, Batak Today

Frans Nero Sinaga (31), diduga tewas bunuh diri di dalam sel tahanan Mapolsek Siantar Barat, Senin (22/2), sekitar pukul 13.00 WIB.

Frans ditahan seminggu sebelumnya, atas dugaan tindak pidana pencurian di rumah Ningsih, warga Jalan Senam, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat.

Frans dipergoki hendak mencuri gadget jenis tablet, merek Samsung, milik Ningsih. Dengan dibantu warga sekitar, Ningsih menyerahkan Frans ke Mapolsek Siantar Barat.

Hanya saja, Frans membantah akan melakukan pencurian, dan menyebut  kedatangannya ke rumah itu untuk mencari seorang notaries, untuk mengurus surat-surat tanahnya.

Informasi yang diperoleh BatakToday dari Kapolsek Siantar Barat, Iptu D Sinaga, kematian Frans diduga akibat bunuh diri, dengan cara membenamkan kepala ke dalam ember, di kamar mandi sel.

Iptu Sinaga mengaku dirinya saat itu sedang berada di kantor, dan pihak Polsek Siantar Barat sempat memberikan pertolongan.

“ Kami sempat berikan pertolongan, tapi tidak tertolong lagi,” ujarnya.

Selanjutnya jenazah Frans dibawa ke Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih, Pematang Siantar. Suasana haru terlihat di ruangan tempat jenazah Frans dibaringkan.

Putri boru Sitorus Pane, istri Frans, menangis histeris melihat jenazah suaminya.

Boru Sitorus datang didampingi sejumlah keluarganya, sambil menggendong anak laki-lakinya. Dia memandangi suaminya sambil menitikkan air mata.

“Barunya kita tadi ngomong. Ga’ suntuk aku, anak kita aja yang terus kurindukan, jadi susah aku tidur, itu yang kau bilang… Tanganmu ini pun ga kayak gini, ini tadi. Kakimu inipun ga kayak gini tadi. Yang kenapanya ini…,” tangisnya.

Kepada wartawan Putri mengatakan, dirinya baru mengunjungi suaminya pada hari itu, sekitar pukul 10.00 WIB. Menurutnya, suaminya tidak ada mengeluhkan apa-apa.

“Dia hanya bilang, kalau dia susah tidur, selalu rindu  anak kami,” ulang Putri.

Amatan Batak Today, sebelum Frans diautopsi, pihak rumah sakit melakukan pertemuan dengan keluarga Frans dan pihak kepolisian. Hingga berita ini sampai di meja redaksi, hasil autopsi belum dapat dikonfirmasi kepada pihak rumah sakit. (EM)

Foto:

Gambar teredit, suasana ruang Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih, Pematang Siantar, Senin 22/2/2016 (em/bataktoday)

  • Bagikan