Keluarga Korban Pohon Tumbang Mengadu ke DPRD Medan

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Dengan membawa dua anaknya, Erlina (43) Warga Jalan Pinus 2 No 56  Perumnas Simalingkar, Medan Tuntungan, datang ke Gedung DPRD Medan Jalan Kapten Maulana Lubis, Selasa (23/2/2016).,  guna mengadukan nasib yang dialaminya dua tahun silam.

‪Erlina janda beranak empat ini merupakan istri almarhum Marsil, abang becak yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon di Jalan Brigjen Katamso Medan, 3 Oktober 2013 silam.

Kedatangan Erlina dan dua anaknya diterima langsung Ketua Komisi D DPRD Medan, Sabar Syamsurya Sitepu serta sejumlah anggota Komisi D lainnya.

‪Erlina menyampaikan persoalan janji yang diucapkan Plt Wali Kota Medan saat itu, Tengku Dzulmi Eldin yang berjanji akan menanggung pendidikan sekolah keempat anaknya sampai lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), yakni Khairunnisa Marsellina, Muhammad Fajar Rizki, Khairani Putri Marsellina dan Muhammad Reza Al Chairi.

‪”Saya menagih janji yang diucapkan Pak Eldin di media yang berjaniji akan memberikan pembiayaan sekolah hingga lulus SMA,” jelasnya.

Ia mengaku, janji pembiayaan pendidikan sekolah keempat anaknya tersebut tak kunjung terrealisasi.

“Sampai sekarang tak ada realisasi,” jelasnya.

‪Sejak suaminya meninggal, ekonomi keluarga Erlina semakin terpuruk. Erlina mencontohkan, ijazah anak keduanya Muhammad Fazar Rizki masih ditahan pihak sekolah karena ia tidak mampu melunasi biaya sekolah.

‪”Sampai sekarang ijazah anak saya masih ditahan sekolah karena tak mampu membayar biaya sekolah sebesar Rp.4,2 juta,” jelasnya.

‪Diakuinya, persoalan permohonan tindaklanjut soal pendidikan empat anaknya tersebut pernah dipertanyakanya, namun tak kunjung menemui titik temu.

‪”Sudah saya upayakan, namun tak ada hasilnya sampai sekarang,” jelasnya.

‪Menurut Erlina, ia hanya menerima uang santunan dari Pemko Medan sebesar Rp 2,4 juta.

“Kalau uang santunan ada saya terima Rp2,4 juta dari Dinas Pertamanan setelah kejadian itu,” jelasnya.

‪Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Medan, Sabar Syamsurya Sitepu mengatakan sangat prihatin dengan kejadian ini.

“Saya sangat prihatin, dalam kesempatan ini kita juga mengingatkan Pemko Medan untuk segera merespon permasalahan ini,” jelasnya.

‪Sementara itu soal janji Plt Walikota Dzulmi Eldin saat itu, Sabar mengungkapkan kesempatan ini menjadi hal yang baik untul mengingatkannya.

“Kita tahu, Pak Eldin ini kan banyak urusannya. Lewat forum ini kita mengingatkannya kembali, mana tau beliau lupa,” jelasnya.

‪Sabar juga mengkritik cara kerja perangkat Pemko Medan yang sepertinya tidak maksimal dalam menyelesaikam persoalan ini.

“Kita mengharapkan persoalan ini selesai, kita juga melihat ada yang tidak beres dari kinerja perangkat Pemko Medan, sehingga permasakahan ini berlarut,” jelasnya.

‪Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Dinas Pertamanan, Daniel mengakui bahwa Pemko Medan tidak memiliki anggaran untuk korban.

“Kita tidak punya anggaran untuk itu. Itu tidak ditampung,” jelasnya. (AFR)

Foto: Erlina didampingi dua anaknya saat mendatangi Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (23/2/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan