Oberlin Malau: Pj Walikota Siantar Abaikan Bazaar Tanpa Ijin di Muka Balai Kota

  • Bagikan

Pematang Siantar,  Batak Today

Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Oberlin Malau, mengekspresikan kekecewaannya terhadap Pj Walikota Siantar, Jumsadi Damanik, yang mengabaikan penyelenggaraan bazaar tanpa ijin di lapangan parkir pariwisata Jalan Merdeka, yang persis terletak di seberang Balai Kota Siantar.

Hal ini disampaikan Oberlin Malau, ketika ditemui BatakToday di ruang kerjanya, di kantor DPRD Siantar.  Selasa (23/2).

“Fungsi lapangan parkir pariwisata itu kan untuk memfasilitasi setiap bus wisatawan yang singgah di Kota Siantar. Berarti selama ada bazaar ini, entah dimana jadinya bus wisatawan parkir. Lapangan parkir Pariwisata itu berbeda dengan GOR. Kalau di GOR, bisa tidak ada kegiatan selama berminggu-minggu Kalau lapangan parkir pariwisata kita, kan wisatawan bisa datang kapan saja. Bisa setiap hari, bahkan juga bisa dalam hitungan jam,” kata Oberlin.

Lapangan Parkir Pariwisata Jalan Merdeka Pematangsiantar berubah fungsi menjadi pasar. Foto diambil Selasa (23/2/2016). (bataktoday/em)
Lapangan Parkir Pariwisata Jalan Merdeka Pematangsiantar berubah fungsi menjadi pasar. Foto diambil Selasa (23/2/2016). (bataktoday/em)

“Ini suatu pelecehan terhadap kepemimpinan Pj Walikota Jumsadi Damanik. Lokasinya tepat berada di depan kantornya, apa dia tidak bisa lihat langsung? Dia seharusnya menegur. Yang mengatur itu adalah Pemerintah Kota Pematangsiantar,  melalui kebijaksanaan Pj Walikota. Seharusnya sebelum bazaar itu dilaksanakan, harus ada koordinasi antar SKPD terkait, seperti Disporabudpar dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadau (BPPT),” sambung Oberlin, Ketua Fraksi Gerindra di DPRD.

Oberlin juga menunjukkan kekecewaannya terhadap Jumsadi, yang begitu serius melihat kekurangan-kekurangan yang ada Kota Siantar, tapi mengabaikan yang terjadi di sekitar Balai Kota, tempatnya berkantor.

“Selama ini saya lihat Pj Walikota begitu serius melihat kekurangan di kota Siantar ini, tapi untuk pelaksanaan bazaar di depan kantornya, yang tanpa ijin ini, mengapa dia tidak bertindak.  Seharusnya Pj Walikota tanggap lah,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri pembicaraan, Oberlin Malau menyampikan pesan tentang pemakaian lapangan parkir pariwisata.

“Jadi, harapan saya, untuk fasilitas parkir pariwisata itu, jangan dipakai untuk bazaar. Kita tidak tahu kapan para wisatawan datang untuk singgah di kota Siantar ini,” pungkas Oberlin.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perijinan Badan Pelayanan Ijin Terpadu (BPPT), Mardiana, mengatakan kepada BatakToday bahwa penyelenggaraan bazaar di lapangan parkir Pariwisata itu tidak mengantongi ijin dari BPPT Kota Siantar. (EM)

Foto: Oberlin Malau, Anggota DPRD Kota Pematang Siantar. (em/bataktoday)

  • Bagikan