Polda Sumut Bongkar Gudang Pengoplos Pupuk Bersubsidi

  • Bagikan

Medan, BatakToday

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut mengungkap gudang pengoplosan pupuk bersubsidi, dan berhasil mengamankan 1.280 karung pupuk siap edar dalam kondisi nonsubsidi.

Petugas menemukan gudang penyimpanan di Desa Kota Rantang, Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumut, terbongkar. Berat pupuk yang diamankan, 64 ton pupuk urea bersubsidi yang  dioplos menjadi nonsubsidi.

Pengoplosan dilakukan dengan mengubah tampilan pupuk subsidi. “Lokasi yang kita gerebek itu dijadikan tempat penjemuran. Setelah diberi cairan kimia, pupuk urea bersubsidi dijemur hingga berubah dari pink menjadi putih. Kemudian pupuk dipindahkan ke karung nonsubsidi, dan dijual di pasaran,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haydar, Selasa (23/2).

Setelah terlebih dahulu melakukan pemantauan, penggerebekan dilakukan personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Senin (22/2). Penemuan ini pun merupakan pengembangan pascapenangkapan truk yang mengangkut 24 ton pupuk di Jalan Lintas Sumatera beberapa waktu lalu.

Dari lokasi penggerebekan, petugas hanya menemukan seorang pemasok bersama 3 pekerja yang tengah melakukan penjemuran. Namun, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, usaha ilegal yang sudah berlangsung 4 bulan itu dimiliki seseorang berinisia M. Dia dibantu 15 pekerja.

“Pelaku masih kita kejar,” kata Haydar.

Diketahui, pupuk bersubsidi ini adalah kuota untuk didistribusikan ke Aceh.

“Dari luar Sumut dibawa ke Desa Kota Rantang, Hamparan Perak, Deli Serdang, untuk dijemur dan dikemas lagi dan diedarkan di wilayah Sumut,” katanya.

Kerugian negara dari temuan ini diperkirakan Rp 208 juta.

Pelaku penyelewengan pupuk bersubsidi ini dijerat dengan Pasal 21 ayat 2 jo Pasal 30 ayat (1), (2) dan (3) Peraturan Menteri Perdagangan RI No 15/M-Dag/Per/4/2013 tentang Pengadaan dan Penyalur Pupuk Subsidi Pertanian, Pasal 6 ayat (1) uruf b UU Darurat RI No 7 Tahun 1995 tentang Pengusutan Penuntutan dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi. (AFR

Foto:

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haydar, saat mengamankan barang bukti kasus pengoplosan pupuk urea bersubsidi menjadi nonsubsidi, Desa Kota Rantang, Hamparan Perak, Deli Serdang, Senin 22/2/2016 (afr/bataktoday)

  • Bagikan