Sebulan Lebih “Lampu Merah” Mati, Dishub Kota Siantar Masih Menunggu Anggaran

  • Bagikan

Pematang Siantar, Batak Today

Sudah sebulan lamanya, traffic light di depan SPBU Simpang Jalan Sisingamangaraja dengan Jalan Patuan Nagari, Kecamatan Siantar Utara, tidak berfungsi. Hal ini menyebabkan ketidakteraturan lalu lintas di persimpangan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk.

Amatan BatakToday pada hari Rabu (24/2) sekitar pukul 14.50, traffic light yang tidak berfungsi menyebabkan para pengendara yang melintas saling mendahului untuk melewati persimpangan, sehingga mengakibatkan arus lalu lintas tidak beraturan, dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Panggabean (22), warga sekitar, mengatakan sudah sebulan lebih lampu pengatur lalu lintas itu tidak berfungsi.

“Sudah sebulan lebih lampu merah (maksudnya traffic light, red.) ini mati Lae. Lihatlah, pengendara saling menerobos untuk melewati simpang jalan Sisingamangaraja ini,” kata Panggabean.

Hal yang sama dikatakan Simarmata (24), warga yang setiap hari melintas dari Jalan Sisingamagaraja.

“Kalau saya lewat dari persimpangan ini, selama traffic light-nya mati, harus lebih hati-hati lah. Lampu pengatur-nya mati, kendaraan yang melintas otomatis saling mendahului. Tidak ada lampu yang menandakan berhenti dan jalan. Padahal ini jalan negara, volume kendaraan yang melintas disini sangat tinggi setiap hari, kita terpaksa harus lebih hati-hati lah,”  ujar Simarmata.

Terpisah Dinas Perhubungan Kota Siantar, melalui Kepala Bidang Program, Mansur ketika ditemui di kantor Dinas Perhubungan mengatakan kendala yang dialami sehubungan tidak berfunsinya lampu pengatur lalu lintas di tempat tersebut.

“Untuk yang di Jalan Sisingamangaraja, kendalanya mesin traffic light jebol. Barangnya hanya ada dijual di kota Jogjakarta, jadi sudah kami order pada bulan Januari. Kalau masalah mesin yang terbakar tidak masuk kategori perawatan lagi, karena harga mesinnya sangat tinggi,” kata Mansur.

Mansur juga menyebutkan kendala anggaran untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Anggarannya belum cair, makanya kita belum bisa pesan langsung. Ya, inilah kendalanya, apa boleh buat. Untuk perbaikannya bisa jadi sebulan hingga dua bulan kedepan.”

Ditambahkan Mansur lagi, bahwa untuk solusi sementara Dinas Perhubungan Kota Siantar menempatkan petugas di persimpangan tersebut.

“Menunggu perbaikan ini, untuk mengamankan lalu lintas, kita kan punya petugas dari Dinas Perhubungan untuk itu,” terang Mansur.

Namun, pantauan BatakToday, pada Selasa sore sekitar pukul 15.30, tidak terlihat satu orang pun petugas yang mengatur lalu lintas di persimpangan Jalan Sisingamangaraja-Jalan Patuan Nagari tersebut. (EM/ajvg)

Foto:

Persimpangan Jalan Sisingamangaraja-Jalan Patuan Nagari, traffic light sebulan tidak berfungsi, Pematang Siantar, Selasa 24/2/2016 (em/bataktoday)

  • Bagikan