USAID Hibahkan 100 Ribu Buku untuk 150 Sekolah di Medan

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Pendidikan merupakan tonggak utama suatu negara untuk terus berdiri. Dengan pendidikan,  mobilitas sosial warga negara semakin dinamis, sehigga dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas untuk kemudian dapat memimpin negara, khususnya Kota Medan agar lebih baik dan lebih maju.

Untuk mewujudkan hal itu tentunya harus didukung pendidikan yang berkualitas, baik dari segi guru-guru sebagai fasilitator dan katalisator pendidikan, maupun peserta didik yang siap menempa diri menerima ilmu pengetahuan.

Hal itu diutarakan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution pada pembukaan Pelatihan Pembelajaran dan Manajemen pada Jenjang SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah) yang diselenggarakan USAID Prioritas di Hotel Grand Kanaya Medan, Rabu (24/2/2016).

Menurut Akhyar, salah satu motor penggerak kegiatan belajar mengajar adalah buku, sebab buku merupakan jendela ilmu. Melalui buku dapat diketahui berbagai hal. Maka sangat disayangkan, membaca buku saat ini bukan lagi hal yang membudaya. Untuk itulah, Akhyar berharap agar peserta didik perlu dirangsang  untuk kembali mencintai gerakan membaca buku.

Mantan anggota DPRD Medan ini mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi langkah yang dilakukan USAID Prioritas. Apalagi tujuan kegiatan ini, selain bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, juga untuk mendukung budaya membaca bagi peserta didik dengan membagikan sekitar 100.000 buku.

“Pelatihan yang digelar USAID Prioritas sangat baik untuk membangun budaya membaca dan budaya literasi di kalangan siswa SD/MI. Selain itu juga mendorong para guru agar memiliki kompetensi mengajar berbasis keterampilan informasi dan menggerakkan sekolah agar mampu menyiapkan prasarana dan sarana perpustakaan yang lengkap, nyaman dan menyenangkan bagi siswa,” kata Akhyar.

Akhyar berharap, kegiatan ini dapat memicu serta memacu para peserta untuk melakukan perubahan yang signifikan di lingkungan sekolah masing-masing.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sungguh-sungguh, sebab saya akan memantau rangkaian kegiatan ini  sehingga benar-benar mencapai hal yang diinginkan, dan agen-agen perubahan mutu pendidikan Kota Medan berada di pundak para saudara pendidik,” ungkapnya.

Akhyar mengingatkan, semangat dan kreativitas guru-guru dibutuhkan dalam upaya menghasilkan siswa berkualitas.

“Pengetahuan bisa diperoleh dari mana saja, namun penanaman karakter harus dilakukan terus menerus. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Bung Karo, national building. Bangun dulu jiwanya, baru bangun raganya,” ungkapnya.

Sementara itu District Coordinator USAID Kota Medan, Bambang F Wibowo menjelaskan, guru yang dilatih sebanyakk 85 orang, merupakan guru yang mengajar di kelas awal (SD/MI) yang menjadi mitra USAID Prioritas Kota Medan di Kecamatan Medan Tembung dan  Medan Barat. Materi yang diberikan adalah metode belajar lierasi bagi guru di masing – masing sekolah.

“Target dari pelatihan ini adalah guru dapat memfasilitasi para murid untuk menggunakan buku bacaan berjenjang yang telah kita cetak. Sebab 100 ribu buku akan kita hibahkan ke 150 sekolah. Buku tersebut merupakan buku penunjang guna membudayakan membaca di masing-masing sekolah, sehingga memperkaya wawasan dan pengetahuan para siswa,” jelas Bambang.

Ditambahkan Bambang, buku yang dibagikan itu cukup berkualitas, dan dicetak di Amerika Serikat. Direncanakan, masing-masing 150 sekolah yang akan menerima bantuan buku akan mendapatkan 600 buku. Dia berharap, bantuan buku itu semakin mendorong terciptanya budaya baca bagi para siswa.

Bambang mengungkapkan, USAID Prioritas  tengah memfokuskan  peningkatan pendidikan di Medan bagian utara. Hal itu dilakukan karena mutu pendidikan di Medan bagian utara jauh tertinggal dibanding dengan bagian selatan. Salah satu upaya dilakukan dengan memberikan pelatihan bagi para guru di sana.

“Semoga upaya yang kita lakukan ini mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan,” harapnya. (AFR)

Foto: Wakil Walikota Akhyar Nasution sedang mengamati buku-buku hibah USAID Prioritas yang akan dibagikan ke 150 sekolah di Kota Medan bagian utara, Selasa (23/2/2016). (bataktoday/afr).

  • Bagikan