Tanjung Pinggir– Pematang Siantar: Kafe Remang-remang Semakin Meresahkan Masyarakat

  • Bagikan

Pematang Siantar, Bataktoday

Banyaknya kafe remang-remang di Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, sangat meresahkan masyarakat sekitarnya. Hal ini diungkapkan warga yang tinggal di sekitar lokasi kafe remang-remang tersebut kepada BatakToday pada Kamis (25/2) yang lalu.

Zeg (20) warga Kelurahan Tanjung Pinggir, mengatakan terganggu dengan kebisingan dan perilaku pengunjung kafe di sekitar tempat tinggalnya, terutama pada malam hari.

“Wanita-wanita malam yang bekerja dan para pengunjung yang mabuk, sangat mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di sini, terutama pada malam hari.  Dentuman musiknya sangat mengganggu, bang. Ditambah pengunjung kafe yang sering mabuk  dan berkelahi sesama mereka. Kalau bawa kereta (maksudnya sepeda motor, red.) sering ugal-ugalan. Apalagi disini lampu jalan tidak ada, gelap, makin bahaya kalau kami ada urusan keluar rumah pas malam hari,” ujar Zeg.

Hal yang sejenis juga diungkapkan Saragih (43), bahwa mereka sangat terganggu dengan keberadaan kafe remang-remang itu, yang juga disebutnya tidak mendidik.

“Pokoknya menggangulah, lae. Tak nyaman kami warga di sini. Lagi pula tidak mendidik. Keberadaanya mengancam generasi muda, terutama yang tinggal disekitar sini,” keluhnya.

Saragih berharap Pemerintah Kota Siantar serius untuk mengambil tindakan  terkait keberadaan kafe remang-remang tersebut.

Di tempat terpisah Camat Siantar Martoba, Rapidin Saragih, ketika dikonfirmasi via seluler mengatakan bahwa pihak kecamatan sudah membuat himbauan kepada para pengusaha kafe remang-remang itu.

“Pihak kecamatan sudah membuat himbauan yang kepada pengusaha kafe di daerah itu. Kita akan tindaklanjuti nanti,” terangnya singkat. (EM)

Foto:

Kafe remang-remang yang tersebar di kegelapan daerah Tanjung Pinggir, semakin meresahkan masyarakat sekitarnya, Pematang Siantar, Senin 29/2/2016, (ajvg/bataktoday)

  • Bagikan