Pemprovsu Gelar Pra Musrenbang RKPD 2017 Zona Pantai Timur

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menekankan 8 prioritas perhatian pembangunan untuk kawasan pantai timur Sumatera Utara dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2017, dalam upaya percepatan peningkatan infrastruktur dan pengembangan wilayah untuk mendukung daya saing perekonomian, pengembangan perdesaan dan perkotaan serta wilayah kepulauan dan pulau terdepan.

Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumut  Tengku Erry Nuradi saat membuka Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara Zona I, di Medan International Convention Center (MICC), Senin (29/2/2016. Hadir dalam kesempatan itu Pelaksana Ketua DPRD Sumut Ruben Tarigan, para bupati/walikota 14 daerah di kawasan pantai timur, pimpinan SKPD Pemprov Sumut, dan para kepala Bappeda kabupaten/kota.

Delapan prioritas pembangunan tahun 2017 adalah peningkatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan, peningkatan aksesibilitas pelayanan kesehatan, infrastruktur  dan pengembangan wilayah, peningkatan daya saing produk pertanian, kelautan dan perikanan, peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM, perluasan kesempatan kerja, pengurangan angka kemiskinan, dan mendukung serta mendorong kebijakan nasional di daerah.

Peningkatan infrastruktur dilakukan dengan upaya peningkatan kualitas jalan, pembangunan jalan told dan kereta api, peningkatan angkutan sungai danau dan penyebrangan, operasionl bandara dan pelabuhan dan pengembangan sistem angkutan masal. Selanjutnya memperbaiki irigasi, pengendalian banjir, pengelolaan DAS, sistem penyediaan air minum regional Mebidang, dan pengembangan air minum wilayah perdesaan. Terkait permukiman, tahun 2017 akan dilaksanakan penanganan kawasan kumuh perkotaan, peningkatan kualitas hunian, dan penyediaan rumah rakyat.

Selain itu, pada tahun 2017 diharapkan adanya perwujudan Smart Province, pembangunan kawasan olahraga terpadu, hilirisasi produk alumunium dan perkebunan di kawasan KEK Sei Mangkei yang  terintegrasi dengan Kuala Tanjung. Disamping itu pengembangan kawasan Bandara Kuala Namu dengan konsep aerotropolis dapat dimulai dan pengembagan kota baru di Kawasan Mebidangro dan KEK Sei Mangkei.

Erry mengingatkan, berbagai prioritas pembangunan tersebut harus diintegrasikan dalam konteks kewilayahan melalui harmonisasi antara rencana pembangunan dengan rencana tata ruang, baik RTRW di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota, dengan memperhatikan aspek lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, secara khusus ditekankan agar dalam pelaksanaan Pra Musrenbang,  SKPD Provinsi dapat menyiapkan draft listing kebutuhan program dan kegiata yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 per masing-masing sektor per zona wilayah pembangunan. Selain itu, Plt Gubsu meminta agar seluruh pihak proaktif sehingga dapat menghasilkan program kegiatan yang berorientasi pada visi misi Sumut, Nawacita dalam dimensi kewilayahan.

“Dalam merumuskan kesepakatan program dan kegiatan agar lebih arif dan adil menghilangkan ego sektoral.” Ujarnya.

Kepala Bappeda Sumut Arsyad Lubis menjelaskan, pelaksanaan Pra Musrenbang RKPD Provsu per zona, yang baru pertama kali dilaksanakan merupakan bagian dari inovasi baru dalam perencanaan pembangunan di Sumut. Adapun daerah yang termasuk zona I (kawasa pantai Timur) adalah Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Siantar, Kabupaten Karo, Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai, Batubara, Asahan, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu, dan Labuhan Batu Selatan.

Selain itu, akan digelar pra musrenbang zona pembangunan II kawasan Pantai Barat, Zona III kawasan dataran tinggi (pegunungan), dan Zona IV Kepulauan Nias.

“Melalui pembahasan per zona wilayah pembangunan, diharapkan perencanaan pembangunan Sumut tahun 2017 tidak saja merumuskan kebutuhan pembangunan di setiap zona, namun lebih dari itu dapat mensinergikan program kegiatan SKPD,” ujarnya. (AFR)

Foto: Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi foto bersama bupati dan walikota kawasan zona pantai timur Sumatera Utara pada pembukaan pra Musrenbang RKPD 2017 Provinsi Sumatera Utara di Medan International Convention Center (MICC), Senin (29/2/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan