Oknum Guru dan Kepsek Aniaya Murid di Tebing Tinggi

  • Bagikan

Tebing Tinggi, BatakToday –

Sering mendapat pukulan dan penganiayaan dari oknum guru dan kepala sekolah, Muhammad  Syah Vicky, seorang murid kelas enam SD,  penduduk Lingkungan 4 Kelurahan Tanjung Marulak, Rambutan, Tebing Tinggi, Sumut  kini  mengalami trauma dan ketakutan.

Akibat perlakukan tak wajar dan kasar yang sudah sering di alami  korban karena ulah oknum guru bernama R. Hutagalung, dan Dorman Rohani Siahaan, Kepala Sekolah di SDN 163091 Jalan Lama Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, korban enggan dan tidak mau lagi belajar di sekolah yang ia anggap  mengancam keselamatannya.

Menurut Vicky, ia sering mendapat cubitan dan tamparan bahkan pemukulan oleh oknum guru dan kepala sekolah tersebut, bahkan menurutnya ada 26 orang siswa/i lagi yang ia saksikan mendapat pelakukan kasar yang sama.

Kejadian berawal ketika Vicky dituduh merusak sebuah engsel pintu sekolah tiga bulan silam. Oknum guru dan kepala sekolah itupun memanggil serta  melakukan penamparan dan penganiayaan pada pipi korban, sembari meminta ganti rugi sebesar 40 ribu rupiah

Merasa tidak melakukan perusakan, Vicky tidak bersedia menggantinya. Sejak peristiwa itu, korban  sering medapat penganiayaan dan perlakukan kasar dari kedua oknum guru dan kepala sekolah itu.

Ibu korban  yang dihubungi Rabu (2/3/2016), berharap anaknya dapat kembali bersekolah tanpa terancam perlakukan kasar, sebab anaknya sudah  duduk di bangku kelas enam, dan ia berharap anaknya dapat menyelesaikan  pendidikannya tahun ini.

Ia juga meminta pihak Dinas Pendidikan untuk menindak tegas oknum guru dan kepala sekolah yang sudah berulang-ulang menganiaya anaknya.

Ketika dimintai konfirmasi, Rabu (2/3/2016) di SDN 163091 Jalan Lama Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, oknum kepala sekolah justru menepis kamera wartawan dan mengeluarkan kata-kata yang tidak etis. (iss)

Foto: Oknum guru  R br Hutagalung usir wartawan yang mencoba melakukan konfirmasi di SDN 163091 Jalan Lama Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, Rabu (2/3/2016). (bataktoday/iss)

  • Bagikan