Bupati Dosmar: Pusatkan Pengawasan di Pollung dan RSUD Doloksanggul

  • Bagikan

Doloksanggul,BatakToday –

Untuk mendorong pelaksanaan revolusi mental menuju Humbang Hasundutan Hebat yang menjadi visi Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor, Inspektur Kabupaten Humbahas diperintahkan untuk melakukan pengawasan ekstra terhadap pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Langkah awal diprioritaskan di kampung halaman Bupati, yakni Kecamatan Pollung untuk sektor pendidikan, dan manajemen pelayan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul. Pilihan atas dua objek pengawasan tersebut dilakukan berdasarkan keluhan masyarakat yang diterima langsung oleh Bupati.

Hal itu diungkapkan Plt Inspektur Kabupaten Humbahas, Edy Sinaga kepada BatakToday di ruang kerjanya, Jumat (11/3/2016).

“Sesuai surat penugasan beliau (bupati-red), hal pertama yang dilakukan Inspektorat ialah memusatkan pengawasan di Kecamatan Pollung dan RSUD Doloksanggul. Di kecamatan Pollung, prioritas pengawasan kita yakni para guru, pengawas dan manajemen sekolah-sekolah. Sesuai amatan beliau, kinerja aparatur yang bertugas di Kecamatan Pollung ini menjadi bahan gunjingan masyarakat. Tak jarang para guru, pengawas dan kepala sekolah tidak sepenuhnya melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Selain adanya keluhan masyarakat, Bupati juga mengakui bahwa kondisi tersebut kerap ia saksikan semasa kecil hingga sekarang,” terang Edy.

Menurut Edy, pengawasan di Kecamatan Pollung  diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di wilayah tersebut secra optimal. Hasil pengawasan di Kecamatan Pollung, imbuh Edy, akan menjadi model dalam pelaksanaan pengawasan untuk sektor yang sama di kecamatan lainnya di Kabupaten Humbahas, dan diharapkan mendapatkan umpan balik yang akurat untuk pengawasan pengelolaan sektor pendidikan di hulu, yakni Dinas Pendidikan Humbahas.

Rumah Sakit Umum Daerah, kata Mantan Camat Pollung ini, merupahkan objek vital yang secara langsung berkenaan dengan pelayanan masyarakat. Setiap aspek pelayanan di rumah sakit itu akan menjadi perhatian khusus pemerintah.

“Kesehatan adalah kunci utama mencapai kesejahteraan. Karena, kejahteraan dan kemakmuran tidak akan berarti apa-apa jika masyarakatnya tidak sehat. Seperti halnya dialamai oleh sebagian orang. Dalam tingkatan ekonomi mereka kaya raya, dan di level pendidikan mereka cerdas. Akan tetapi ketika mereka dalam kondisi tidak sehat, arti kekayaan dan kecerdasaan tidak ada sama sekali,” terangnya.

“Untuk itu, Bupati Humbahas berkepentingan mengedepankan pelayanan kesehatan masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah. Upaya pengawasan intensif ini tidak datang setelah kunjungan DPD Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) baru-baru ini. Hal ini sudah menjadi catatan penting dalam visi misi beliau,” tandasnya. (FT)

Foto: Edy Sinaga, Plt Inspektur Kabupaten Humbahas. (bataktoday/ft)

  • Bagikan