Mangasi: Pengajuan Banding Murni Sikap KPU Siantar

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

KPU Kota Pematangsiantar memutuskan untuk mengajukan banding atas putusan PTUN Medan yang memenangkan gugatan Survenof-Parlin. Pendaftaran banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha (PT TUN) Medan telah dilakukan pada Senin (7/3/2016) lalu, dan saat ini KPU Siantar sedang mempersiapkan memori banding.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Pematangsiantar, Mangasi Tua Purba, kepada BatakToday di kantornya, Kamis (10/3/2016).

Mangasi menampik adanya arahan dari KPU Sumut maupun KPU Pusat dalam pengambilan keputusan untuk melakukan upaya banding tersebut.

“Tidak ada arahan dari KPU Provinsi atau KPU RI. Itu sikap KPU Siantar. Cuma kita sampaikan kepada KPU Provinsi dan KPU RI konsekuensi dari banding itu,” terang Mangasi.

Mangasi meminta masyarakat bersabar atas molornya pelaksanaan Pilkada Kota Pematangsiantar akibat proses peradilan yang berkepanjangan pasca gugatan pasangan Surfenof-Parlin dan Fernando-Arsidi. Namun Mangasi menampik keterlambatan pelaksanaan pilkada merupakan kesalahan KPU Siantar. Ia juga menolak anggapan bahwa KPU Siantar telah melakukan pelanggaran kode etik dalam pelaksanaan proses pilkada, khususnya dalam pencoretan Survenof-Parlin.

“Yang pertama, bukan KPU yang meminta terjadi proses hukum, (tapi) ada pasangan calon yang merasa dizolimi oleh KPU. Biar aja pengadilan yang menguji apakah KPU melakukan penzoliman. Yang kedua, sampai hari ini belum ada putusan ataupun lembaga yang menguji apakah KPU melanggar kode etik terkait pencoretan Surfenov. Tidak ada. Jadi nggak boleh menghakimi KPU telah bersalah dan sebagainya, sebelum putusan KPU yang mencoret Surfenov itu diuji,” pungkas mantan aktivis Refomasi 1998 ini.

Verifikasi Dukungan Fernando-Arsidi

Tentang tindaklanjut putusan MA yang memenangkan paslon Fernando-Arsidi, Mangasi menjelaskan, sesuai perintah MA bahwa putusan harus ditindaklanjuti 7 hari sejak diterima, maka tanggal 29 Februari lalu KPU Siantar menggelar rapat pleno untuk berita acara kita akan tindaklanjuti putusan MA tersebut.

“Kita kan harus lakukan koordinasi dengan Pemko, dengan Polres, dengan Panwas, terkait dengan anggaran, pengawasan dan pengamanan pada saat verifikasi nanti,” terangnya.

Mangasi menjelaskan, saat ini KPU Siantar sedang menyiapkan jadwal verifikasi untuk dikonsultasikan ke KPU Sumut. Jadwal final setelah konsultasi dengan KPU Sumut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Panwas dan Polresta sebelum verifikasi dilaksanakan. (EM)

Foto: Ketua KPU Kota Pematangsiantar, Mangasi Tua Purba. (bataktoday/em)

  • Bagikan