Fernando: Jika Tidak Sesuai Putusan, Akan Bawa KPU Siantar ke Ranah Hukum

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday

Pasangan calon Fernando-Arsidi meminta KPUD Pematangsiantar untuk melakukan pleno terhadap seluruh butir-butir isi putusan PT TUN, sebelum melangkah ke tahapan verifikasi. Hal ini dikatakan Fernando Simanjuntak kepada BatakToday di kediamannya, Jalan Lapangan Bola Atas, Jumat (11/3).

“Untuk menindaklanjuti butir-butir isi putusan PT TUN, seharusnya KPUD Siantar melakukan koordinasi ke PT TUN karena sebagai lembaga hukum yang mengeluarkan putusan tersebut. Maka sesuai dengan UU No. 1 tahun 2015 pasal 154 ayat 11, KPUD harus melakukan pleno terhadap seluruh butir-butir isi  putusan PT TUN, seluruhnya,” kata Fernando.

Fernando menambahkan, jika KPUD langsung melakukan verifikasi berarti mereka hanya melakukan pleno terhadap putusan PT TUN butir ketiga saja.

“Artinya, sesuai dengan putusan PT TUN  yang menyatakan pembatalan atas  Surat KPUD Pematang Siantar Nomor: 270/1066/KPUkota-002.656.024/VIII/2015, yang diterbitkan tergugat tanggal 25 Agustus 2015, tentang penetapan pasangan calon, harus diplenokan juga. Tapi kalau memang mereka tidak melaksanakan aturan  sesuai dengan tahapan butir-butir  putusan PT TUN, kita akan bawa KPUD Siantar ke ranah hukum lagi, karena sudah jelas terjadi pelanggaran. Untuk mengawal tindaklanjut ini kita juga sudah melaporkan ke PT TUN sebagai sebagai lembaga yang mengeluarkan putusan tersebut,” terang Fernando.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Pematang Siantar Mangasi Tua Purba ketika dikonfirmasi BatakToday, Kamis (10/3), mengatakan bahwa KPU Siantar menindaklanjuti seluruh isi putusan sehubungan pasangan Fernando-Arsidi.

“Sesuai dengan putusan PT TUN dan MA, harus ditindaklanjuti selama 7 hari. Tanggal 29 Februari lalu, KPUD Siantar sudah melakukan pleno untuk menerbitkan berita acara sehubungan putusan PT TUN dan MA. Tidak ada masalah, semua isi putusan kita jalankan. Saat ini KPUD Siantar dalam tahap menyiapkan jadwal verifikasi untuk dikonsultasikan ke KPU Sumut. Jadwal hasil koordinasi dengan KPU Sumut akan di koordinasikan juga dengan Panwas, sebelum melaksanakan verifikasi. Mudah-mudahan semua pihak punya pandangan yang sama, dan siap untuk menindaklanjutinya, sesuai putusan PT TUN dan MA. Kita ikuti sama-sama lah,” jawabnya datar. (EM)

Foto:

Fernando Simanjuntak, yang berpasangan dengan Arsidi, dalam tahapan Pilkada 2015 yang tertunda, Pematang Siantar 11/3/2016 (em/bataktoday)

  • Bagikan