Jumsadi: Warga Harus Jeli Lihat Potensi Ekonomi dari Mega Proyek

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Potensi sumber daya alam yang ada di Provinsi Sumatera Utara sangat besar dukungannya terhadap pembangunan nasional. Karena itu, sangat wajar jika pemerintah pusat merencanakan banyak mega proyek di provinsi yang terdiri dari 33 kabupaten/kota serta dihuni sekitar 13 juta jiwa ini. Hal ini merupakan salah satu karunia tersendiri, yang potensial dikembangkan dalam pembangunan ekonomi berbagai sektor demi tercapainya pembangunan nasional, khususnya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung dan Bandara Kuala Namu yang sangat strategis, pembangunan Jalan Tol Medan Tebing maupun Medan-Binjai dan nantinya terkoneksi dengan Trans Sumatera, pembenahan Bandara Silangit serta ditetapkannya destinasi Danau Toba sebagai objek wisata Internasional, merupakan sebagian dari program nasional yang patut didukung.

Demikian dikatakan Penjabat Walikota Pematangsiantar, Jumsadi Damanik saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2017, Kamis (17/3/2016) pagi di Convention Hall Siantar Hotel.

“Masyarakat Kota Pematangsiantar harus jeli melihat potensi-potensi ekonomi sebagai dampak adanya mega proyek tersebut,” ujarnya sekaligus membuka Musrenbang dengan pemukulan gong.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar, Reinwad Simanjuntak dalam laporannya mengatakan, Musrenbang ini bertujuan menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah kota dengan arah kebijakan, prioritas, dan sasaran pembangunan provinsi dan pusat. Selain itu, musrenbang juga didorong mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah dan kota serta menyepakati program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah.

Plt Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam arahannya mengharapkan Musrenbang Kota Pematangsiantar bisa disinergikan dengan Musrenbang Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar akhir April mendatang. Hal ini tentunya membutuhkan komitmen dari seluruh stakeholder yang ada agar perencanaan program pembangunan bisa terealisasi secara maksimal.

Tampilsebagai narasumber, Sekretaris Bappeda Sumatera Utara Ismail Sinaga, dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Paul Ames Halomoan Siahaan.

Tampak hadir pula pada kesempatan itu, segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), segenap pimpinan SKPD maupun direksi BUMD, perwakilan instansi militer/kepolisian, para camat, lurah, kalangan dunia usaha, rohaniawan lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, akademisi, aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan maupun stakeholder pembangunan lainnya. (rel)

Foto: Pj Walikota Jumsadi Damanik memukul gong pertanda Musrenbang RKPD Kota Pematangsiantar di Convention Hall Siantar Hotel, Kamis (17/3/2016). (ist) 

  • Bagikan