PD Pertanian Taput Gelar Lelang Komoditas Perdana

  • Bagikan

Siborongborong, BatakToday –

Perusahaan Daerah (PD) Pertanian Tapanuli Utara (Taput) difasilitasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) gelar lelang komoditas cabai di Pasar Siborongborong, Selasa (22/3/206). Pada lelang perdana yang langsung dihadiri Bupati Taput Nikson Nababan ini, PD Pertanian berhasil membukukan transaksi 2.096 kg komoditas cabai pada kisaran harga Rp 33.300 hingga Rp 34.000 per kg.

“Keinginan saya melalui proses pelelangan yang difasilitasi Pemkab Taput ini,  agar petani cabai mendapat harga terbaik untuk hasil pertaniannya. Petani tidak dirugikan oleh toke-toke yang menjatuhkan harga. Kita akan survei harga daerah lain, sehingga kita dapat menentukan harga terbaik bagi masyarakat petani sehingga memperoleh untung,” ujar Bupati Nikson dalam sambutan pada acara pelelangan.

Menurut Bupati, penyelenggaraan lelang komoditas adalah bagian dari visi mewujudkan Tapanuli Utara menjadi lumbung pangan. Dengan penyelenggaraan lelang, petani sebagai produsen akan mendapatkan harga optimal, sehingga masyarakat dapat diyakinkan bahwa dengan bertani bisa memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan.

“Jangan menyerah dengan keadaan, kita harus berusaha mendobrak dan menghilangkan segala hambatan dan rintangan yang dapat membuat petani putus asa. Kita sudah fasilitasi dengan pupuk bersubsidi, bantuan berbagai bibit, dan saat ini juga kita bantu masyarakat mendapat harga terbaik untuk hasil pertaniannya melalui proses lelang ini,” ujar Bupati Nikson optimis.

Bupati menegaskan, pelelangan berlaku untuk semua Janis komoditas hasil pertanian masyarakat Tapanuli Utara.

“Mungkin saat ini cabai, untuk berikutnya kita lelang hasil pertanian atau hasil peternakan yang lain,” ujar Bupati.

Bupati Nikson mengajak masyarakat petani Tapanuli Utara untuk memanfaatkan pasar lelang komoditas yang diyakininya akan memacu produktivitas maupun penghasilan petani.

“Masyarakat akan semakin belajar untuk mengetahui pasar dan harga di pasar secara luas. Saat ini kita sudah berhasil melelang cabai sebanyak 2.096 kg, dan untuk berikutnya petani akan semakin semangat bertani dengan berharap harga hasil pertaniannya bagus,” ujar Bupati mengakhiri sambutannya.

Lelang Komoditas Mendorong Terciptanya Pasar yang Berkeadilan

Direktur Eksekutif Institute for Regional Development (InReD), Lambok Sitanggang, menyambut baik langkah Pemkab Taput menggelar lelang komoditas hasil pertanian. Menurut Lambok, instrumen pasar lelang komoditas akan mendorong terjadinya harga rasional komoditas pertanian, dan akan merangsang produktivitas sektor pertanian.

“Selama ini tengkulak memanfaatkan distorsi pasar yang kurang mendapat perhatian pemerintah daerah, dan terjadi marginalisasi masyarakat petani,” terang Lambok kepada BatakToday, Rabu (23/3/2016) pagi di Pematangsiantar.

Menurut Lambok, Pemkab Taput melalui PD Pertanian   harus segera menata kelembagaan dan infrastruktur pasar lelang komoditas tersebut, mendorong keterlibatan lembaga perbankan sebagai lembaga penjamin, dan mengadopsi teknologi informasi mutakhir, sehingga pasar lelang berfungsi secara optimal.

“PD Pertanian harus mengembangkan sistem pasar lelang yang baik, transparan dan berkeadilan. Selanjutnya, segera membangun fasilitas pergudangan di beberapa titik sesuai basis komoditas, sehingga pasar lelang dapat diintegrasikan dengan resi gudang,” terang Lambok.

Lambok menyarakan agar Bupati Nikson sebagai salah satu pemegang saham PT Bank Sumut mendorong agar bank pembangunan daerah tersebut bersedia menjadi bank penjamin pembiayaan lelang dengan kolateral resi gudang, sehingga lelang komoditas dengan sistem forward dapat diselenggarakan.

“Dengan demikian akan tercipta pasar yang berkeadilan, karena baik produsen maupun pembeli akan memperoleh kepastian harga, kepastian waktu tanam, dan kualitas produk,” papar Lambok. (rel/ajvg)

Foto: Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan lelang komoditas perdana di Pasar Siborongborong, Selasa (22/3/2016). (ist)

  • Bagikan