Walikota Medan Minta Waktu Bersihkan Reklame Bermasalah‬

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meminta agar Pemerintah Kota Medan diberikan waktu untuk menertibkan reklame yang melanggar aturan. Eldin berjanji akan segera menuntaskan pekerjaan tersebut.

‪”Kasilah kita waktu. Kita akan kerjakan segera,” katanya di Kantor DPRD Kota Medan, Selasa (22/3/2016) usai rapat paripurna.

‪Eldin mengatakan, pasca rapat bersama pansus reklame kemarin, Pemko Medan akan menjalankan rekomendasi tim Pansus Reklame yang mendesak pemko menertibkan reklame yang berada di 13 titik yang sesuai perda bebas dari zona reklame.

‪Eldin sempat kesal kepada wartawan yang menurutnya memojokkan dirinya. Dia menganggap wartawan sengaja mengadu tim pansus dengan Pemko Medan.

‪”Kalau mau nanya tanya aja, jangan kau laga-laga aku. Kalau kau serius nanya,  aku juga serius. Ini masalah tugas, bukan masalah keberanian,” kata Eldin ketus.

‪Namun suasana kembali cair setelah wartawan meminta Eldin tidak emosi. Eldin pun langsung tertawa dan kembali melanjutkan wawancara.

‪Sebelumnya, wartawan meminta komentar Eldin terkait pernyataan ketua pansus reklame DPRD Medan Landen Marbun yang menilai Pemko Medan tidak berani menertibkan reklame ilegal.

Eldin menegaskan, pihaknya akan kembali melakukan penertiban papan reklame yang berdiri di 13 zona larangan sesuai peraturan daerah (perda) maupun perwal.

Sebelumnya, Ketua Pansus Reklame DPRD Medan Landen Marbun mengatakan, pansus memberikan waktu selama 60 hari kepada Pemerintah Kota Medan untuk menertibkan reklame di 13 titik zona larangan.

‪‪Pada pertemuan itu, katanya, ada yang berpendapat agar pemko lebih baik menarik PAD dari reklame ilegal tersebut. Apalagi fakta di lapangan, papan reklame ilegal kian menjamur, bahkan berdiri di lokasi terlarang.

‪”Tapi kita khawatir apa dasar hukumnya untuk meminta bayaran. Takutnya jadi persoalan kelak,” katanya.

‪Pansus Reklame, terang Landen, mempersilahkan pengusaha reklame untuk membongkar sendiri atau difasilitasi Pemko Medan. Namun dia meminta agar Pemko Medan tidak tebang pilih dan harus bersikap adil.

‪Menjamurnya reklame liar di kota Medan dikeluhkan oleh Sumo Advertising. Pasalnya papan reklame mereka yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan simpang Gaharu justru ditutupi oleh papan reklame illegal yang diduga tidak memiliki izin.

‪”Padahal sesuai dengan aturan yang berlaku, reklame yang telah mempunyai izin berhak memasang reklamenya sesuai dengan tempat yang telah diizinkan,” kata Andry dari Sumo Advertising.

‪Dia mengaku telah mengadukan hal tersebut ke Dinas TRTB, namun hingga kini tidak ada tindakan penertiban. (AFR)

Foto: Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin (bataktoday/afr)

  • Bagikan