Tak Mampu Bayar Sisa Biaya Bersalin, RS Tiara Sandera Bayi Selama 4 Hari

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Pengelola Rumah Sakit Tiara Pematang Siantar akhirnya memberi ijin kepada Edward Simanjuntak untuk membawa pulang putrinya yang baru berusia 12 hari, Kamis (24/3/2016), setelah menandatangani surat perjanjian untuk melunasi sisa utang  biaya persalinan sebesar Rp 3.180.000 dari total biaya Rp 14.180.000.

“Kami sudah bayar 11 juta dan sisanya sekitar Rp.3.180.000 lagi. dan kami sudah buat  permohonan agar bayi kami bisa kami bawa pulang ketemu mamaknya karena sejak selesai operasi sampai hari ini anak kami itu belum dilihat istriku. Dan kami juga sudah berjanji untuk membayar kekurangan biaya. Soalnya udah ga ada lagi uang kami bang, udah semua kujual , kulkas, loudspeaker sampai kereta kugadaikan, tapi gak cukup. Udah nggak tau lagi mau cari kemana. Sampai minta-minta sumbangan kami bang. Bahkan mamakku udah siap menjadi tukang sapu di rumah sakit ini  untuk menjamini supaya anakku bisa dibawa pulang,” terang Edward sambil meneteskan air mata.

Empat hari sebelumnya, Sabtu (19/3/2016), pihak rumah sakit tidak membenarkan bayi pasangan Edward Simanjuntak dan Halimah Nasution  ini dibawa pulang bersama ibunya, karena Edward tidak mampu melunasi sisa biaya persalinan sebesar Rp 3.180.000 tersebut.

Akhirnya, Halimah pulang tanpa bayinya yang belum sempat dilihatnya sejak menjalani operasi persalinan.

Edward menjelaskan, istrinya Halimah Nasution melahirkan dengan operasi  pada Minggu (13/3/2016) malam dan sudah pulang duluan pada Sabtu (19/3/2016), dan belum pernah melihat putrinya karena tidak di ijinkan oleh pihak Rumah Sakit dengan alasan anaknya lahir prematur dan  berada di ruang ICU.

“Udah ada sekitar 4 hari anakku di sini, tepikir jugalah biniku mau gendong anaknya. Nengok mukanya pun nggak pernah bang. Kemarin itu kan di ruang ICU karena anak kami lahir prematur. Istri bapak nggak boleh tau, nanti pendarahan, kata mereka. Kuturutilah semua, kurahasiakan lah dari istriku.“ tutur Edward, diamini istrinya Halimah Nasution. Halimah melalui telepon seluler, dan menambahkan bahwa  sejak lahir bayinya belum pernah mendapatkan ASI.

Saat BatakToday mencoba konfirmasi kepada pihak manajemen rumah sakit, tidak satu pun yang bersedia memberikan keterangan.

Namun beberapa saat kemudian,  kuasa hukum Rumah Sakit Tiara, Marolop Manurung, datang dan mengatakan bahwa dia sudah mendapat perintah dari manajemen RS Tiara untuk memperbolehkan Edward Simanjutak membawa bayinya pulang dengan terlebih dahulu menandatangani surat perjanjian. Setelah selesai manandatangani surat perjanjian, Edward bersama orangtuanya didampingi Marolop Manurung menjemput bayinya ke ruang penitipan bayi. ( AT)

Foto: Bayi perempuan pasangan Edward Simanjuntak-Halimah Nasution akhirnya diijinkan dibawa pulang oleh manajemen Rumah Sakit Tiara, Kamis (24/3/2016). (bataktoday/at)

  • Bagikan