Yasonna Laoly: Penghuni LP Tanjung Gusta 70 Persen Bandar & Pengguna Narkoba

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menyerahkan penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan Tahun 2016 kepada Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi atas jasanya membina, mengembangkan dan menumbuhkan desa/kelurahan sadar hukum di wilayah Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yasona juga menyerahkan Anubhawa Sasana kepada 72 kepala desa/lurah, 48 camat serta 10 bupati dan walikota se Sumatera Utara.

Penyerahan Anubhawa Sasana dilaksanakan pada acara peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum dan pemberian penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan serta penandatanganan nota kesepakatan antara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut dengan Pemprovsu serta Pemkab/Pemko tentang Pelayanan Hukum dan HAM.

Pada kesempatan yang sama, Menteri  Kemenhukum dan HAM juga menandatangani MoU dengan DPRD Sumut tentang Legislasi Daerah serta dengan Kodam I/BB tentang Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.

Yasonna mengungkapkan harapannya, agar kedepan semakin banyak desa dan kelurahan sadar hukum di Sumatera Utara. Menurutnya tidak mudah bagi desa atau kelurahan ditetapkan sebagai desa/kelurahan Sadar Hukum. Prosesnya diawali dengan penetapan desa/kelurahan yang mempunyai kelompok kadarkum (keluarga sadar hukum-red) yang menghimpun warga masyarakat yang dengan kemampuannya sendiri berusaha untuk meningkatkan kesadaran hukum kelompoknya. Setiap kelompok kadarkum minimal 25 orang, yang terus dibina oleh pembina dari pusat maupun daerah.

“Desa sadar hukum yang sudah dibina dan atas prakarsa sendiri dapat ditetapkan sebagai desa sadar hukum, dengan kriteria antara lain tingkat pelunasan kewajuban PBB diatas 90 persen tidak terdapat perkawinan anak di bawah umur, angka kriminalitas rendah, dan penyalahgunaan narkoba rendah,” jelas Yasonna di ruang Martabe, Kantor Gubernur Sumut di Medan, Kamis (24/3/2016).

Menteri Yasonna juga mengungkapkan, pihaknya terus menggalakkan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Lapas.

“Di lapas terus akan dilakukan sidak untuk bersihkan lapas dari peredaran narkoba. Saat ini di Lapas Tanjung Gusta saja 70 persen penghuninya adalah bandar dan pengguna narkoba,” katanya.

Penyalahgunaan narkoba, menurut Yasonna, menjadi ancaman besar bangsa, karenannya dia mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat memeranginya.

“Narkoba sudah masuk daerah terpencil, dengan segala cara mereka memberi narkoba kepada anak-anak SD dan SMP,” katanya.

Menurut Yasonna, di Indonesia ada 5 juta pengguna narkoba, sehingga bandar internasional melihat negara kita menjadi pangsa besar narkoba.

“Ini berbahaya bagi generasi kedepan. Saya minta agar membina untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, termasuk mencegah penyalahgunaan narkoba di tingkat masyarakat hingga keluarga,” ujar Yasona.

Sementara itu, Erry Nuradi mengungkapkan terimakasih kepada aparat desa/ kelurahan, kecamatan dan kabupaten/kota yang sudah melakukan pembinaan dan menumbuhkan kesadaran hukum di wilayah masing-masing. Dia menghimbau agar desa dan kelurahan yang belum berkesempatan menerima penghargaan dapat lebih terpacu untuk membina kesadaran hukum di desa dan kelurahan masing-masing.

“Mari kita tingkatkan kesadaran hukum di wilayah masing-masing, karena dengan semakin meningkatknya kedasaran hukum di tengah masyarakat, maka provinsi yang kita cintai ini akan semakin kondusif dan masyarakat akan semakin sejahtera,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri menandatangani 10 prasasti desa sadar hukum di Sumut, yakni Desa Sisobawino II Kecamatan Lolofitu Moi, Nias Barat; Desa Fadoro Lauru Kecamatan Hiliduho, Nias; Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso, Tanjungbalai; Desa Pangkalan Kecamatan Aek Natas, Labuhan Batu Utara; Desa Perkebunan Sei Balai Kecamatan Seibalai, Batubara; Desa Pargarutan Tonga Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan; Desa Parmanuhan Kecamatan Garoga, Tapanuli Utara; Desa Silima Kuta Kecamatan Tinada, Pakpak Bharat; Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga; dan Desa Makmur, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Prof Dr Enny Nurbaningsih, Ketua DPRD Sumut, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Raden Budi Winarso, Kajati Sumut M Yusni, Kasdam I/ BB Brigjen TNI Widagdo Hendro, Dan Lantanmal Kol marinir Widodo Dwi Purwanto, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Jemi Trisonjaya, para  bupati dan walikota, para camat dan kepala desa serta Satuan Perangkat Kerja Daerah(SKPD). (AFR)

Foto: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan keterangan pers usai acara peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum dan pemberian penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan di aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (24/3/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan