Pdt Kardi Simanjuntak: “Rumah adalah Sekolah Kehidupan Keluarga Kristen “

  • Bagikan
?????????????

Medan, BatakToday

Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh Pdt Kardi Simanjuntak MMin mengharapkan orangtua menjadi pendidik yang terus menerus untuk anak-anaknya, demi pembangunan karakter dan etika. Rumah adalah sekolah bagi kehidupan keluarga Kristen. Sehinggga lewat keseharian, jemaat mampu menjadi saksi Firman dan sebagai keluarga yang hidup dalam Kristus.

“Keluarga harus mampu melahirkan ciri Kristen yang tangguh dan kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan ini,” katanya.

Hal ini disampaikannya pada ibadah Paskah Raya HKBP Distrik X Medan Aceh, sekaligus dalam rangka Tahun Keluarga HKBP 2016 dengan tema “Gabe Rumatangga Sioloi Jahowa” (Yosua 24:15c), di HKBP Jl Sudirman Medan, Senin (28/3).

Menurutnya, warga HKBP yang sudah menerima Kristus, semua diutus untuk memberitakan tentang pertobatan, agar semua kembali ke jalan yang benar.

Ketua Umum Panitia Ir JB Siringoringo, mewakili panitia mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Medan yang mendukung acara tersebut dan juga kehadiran seluruh pendeta resort, para pendeta, tokoh masyarakat Lundu Panjaitan SH, MH,  Sanggam SH Bakkara, Nahason Manurung, dan para penasehat lainnya. Tidak ketinggalan para Pensiunan Pendeta, Ketua PGI Medan, Pdt Martin Manullang STh MM, dan terutama seluruh jemaat yang hadir.

Sebagai tuan rumah Pendeta Resort HKBP Medan Sudirman Pdt Dr Plashton Simanjuntak, mengutip pernyataan Sri Paus Fransiskus yang mengatakan, lawanlah kekerasan dengan cinta kasih.

“Memang itulah yang dilakukan Yesus Kristus, melawan roh-roh kekerasan itu dengan roh kasih, roh penuntunan,” katanya.

Sementara Lundu Panjaitan SH MH, mewakili penasehat mengatakan setiap keluarga agar membina anggota keluarganya, khususnya dalam menghadapi roh jahat.

“Roh jahat masa kini muncul dalam bentuk narkoba. Setiap hari sekitar 50 orang meninggal karena narkoba. Mudah-mudahan tidak ada umat HKBP di dalamnya,” katanya.

Kemudian, mewakili jemaat Anton Panggabean SE MSi, mengatakan perayaan kali ini merupakan wujud kesatuan dari jemaat dengan tokoh-tokoh yang memberikan perhatian.

“Kami berharap kegiatan ini akan berlanjut ke depan,” harapnya.

Kabid Marturia, Pdt TP Nababan STh dalam bimbingan pastoral mewakili Praeses Distrik X Medan Aceh, menyampaikan tujuan Tahun Keluarga HKBP adalah mengembalikan posisi keluarga menjadi keluarga yang berbahagia.

“Keluarga sebagai negara kecil berakibat kepada negara secara faktual. Apabila keluarga jemaat HKBP di Medan ini berbahagia, maka dampaknya kepada Pemko Medan. BNN tidak perlu repot lagi menangkap pemakai narkoba,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, setelah menerima tanda cinta kasih dari panitia, yang disampaikan Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh bersama panitia berupa ulos, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat HKBP yang hadir.

“Selamat Paskah bagi seluruh jemaat HKBP. Kita bersyukur bisa dalam keadaan sehat saat mengikuti ibadah Paskah Raya mengawali perayaan Tahun Keluarga HKBP,” katanya.

Ia berharap Tahun Keluarga ini menjadi wujud kebersamaan, sebab posisi keluarga sangat penting dan strategis dalam berbangsa dan bernegara. Baik buruknya suatu negara dan bangsa itu ditentukan oleh keluarga. Kemudian, menurutnya banyak keluhan masyarakat tentang berbagai hal terkait keadaan kota, tapi lebih penting lagi dari itu adalah tentang keadaan setiap keluarga.

“Kalau tidak ada keluarga yang utuh, kota ini kita tidak tahu mau dibawa kemana. Tema kegiatan ini sangat penting sekali, bagaimana membina keluarga secara utuh dan baik agar tidak terjerumus pada perbuatan tercela,” katanya.

Kini gencar-gencarnya pemerintah memberantas narkoba dengan mengajak masyarakat ikut terlibat, tetapi mereka tetap melakukan perlawanan dimana-mana.

“Mari ingatkan keluarga kita agar menjauhi narkoba. Kita jangan hanya berbicara tentang pahala dan dosa saja, tapi mari bicara tentang kondisi bangsa dan negara kita saat ini,” katanya.

Bagian dari panitia yang hadir dalam acara ini, Sekum Pdt Indra Manurung STh, Bendahara JP Hutagalung, wakil bendahara St Rudyanto Simanjuntak SH MH. Juga hadir para Ketua yaitu Drs Jimmi P Pasaribu MAP, St Henry Napitupulu, dan Ir Parluhutan Simarmata, para sekretaris St Dr Jonter Situmorang STh, Pdt Lidya Butarbutar STh dan St Ir J Simanjuntak  serta bendahara I Anton Panggabean SE MSi, dan bendahara II Ir Josen Simanungkalit (Sei Agul).

Selain sejumlah persembahan koor, acara ini dimeriahkan oleh persembahan lagu dari artis ibu kota Arvindo Simatupang, dan Melodi Sister. Muda-mudi HKBP turut ambil bagian dengan mempersembahkan sebuah fragmen keluarga.

Fragmen yang digelar menggambarkan kehidupan keluarga Kristen saat ini yang disibukkan berbagai aktivitas untuk mengejar hal-hal duniawi. Suasana rumah tangga seperti kesepian walau anggota keluarga banyak. Orangtua yang sudah ujur hanya bisa meratapi kesunyian dalam kehidupannya, dan merindukan anak-anaknya kembali kepada Jalan Kristus.

Dengan menyadari karya penyelamatan yang dilakukan Yesus Kristus dengan kematian dan kebangkitanNya, akhirnya keluarga itu mampu untuk turut bangkit dan mengubah kehidupan keluarga, dengan berserah dan menerima Yesus dalam kehidupan mereka. (AFR)

Foto:

Ibadah Paskah Raya HKBP Distrik X Medan Aceh sekaligus Pembukaan Tahun Keluarga HKBP 2016 dengan tema “Gabe Rumatangga Sioloi Jahowa”, di HKBP Jalan Sudirman, Medan, Senin 28/3/2016 (afr/bataktoday)

  • Bagikan